Ragam

Gebrakan Baru! Hutama Karya dan Kejati Bali Bersinergi Kuatkan Hukum, Proyek Strategis Bali Makin Aman

Hutama Karya dan Kejati Bali menjalin kerja sama strategis untuk penanganan masalah hukum perdata dan tata usaha negara.

Gebrakan Baru! Hutama Karya dan Kejati Bali Bersinergi Kuatkan Hukum, Proyek Strategis Bali Makin Aman

Ringkasan :

  • Hutama Karya dan Kejati Bali menjalin kerja sama strategis untuk penanganan masalah hukum perdata dan tata usaha negara.
  • Perjanjian ini bertujuan memperkuat dukungan hukum bagi proyek-proyek Hutama Karya di wilayah Bali.
  • Langkah ini menunjukkan komitmen Hutama Karya dalam menjaga tata kelola yang baik dan kepastian hukum dalam setiap pembangunannya.

fin.co.id - Perusahaan BUMN infrastruktur raksasa, PT Hutama Karya (Persero), baru saja mengukir sejarah baru. Mereka resmi menggandeng Kejaksaan Tinggi Bali (Kejati Bali) melalui penandatanganan perjanjian kerja sama. Langkah strategis ini bukan sekadar formalitas, melainkan bukti keseriusan Hutama Karya untuk memperkuat sinergi hukum dalam setiap lini kegiatannya di Pulau Dewata.

Tandatangan bersejarah ini berlangsung pada Rabu, 16 September 2026, di Kejaksaan Tinggi Bali, Denpasar. Sang penandatangan dari Hutama Karya adalah Direktur Human Capital & Legal, Muhammad Fauzan. Sementara itu, dari pihak Kejati Bali, Kepala Kejaksaan Tinggi Bali, Dr. Setiawan Budi Cahyono, S.H., M.H., yang juga turut membubuhkan tanda tangannya.

Acara penting ini semakin lengkap dengan kehadiran perwakilan Dewan Komisaris Hutama Karya, Dr. Mukri, S.H., M.H., CGCAE, serta Tim Legal Hutama Karya. Kehadiran mereka menggarisbawahi betapa seriusnya Hutama Karya dalam memperkuat landasan hukum operasinya.

Perkuat Fondasi Hukum, Proyek Bali Makin Percaya Diri

Apa sebenarnya esensi dari perjanjian kerja sama ini? Sederhananya, Hutama Karya dan Kejati Bali kini bergerak lebih erat dalam menangani berbagai permasalahan hukum. Fokus utamanya adalah pada ranah Perdata dan Tata Usaha Negara, sesuai dengan tugas dan kewenangan masing-masing institusi.

Melalui sinergi ini, Hutama Karya mendapatkan sokongan hukum yang lebih kokoh. Hal ini krusial untuk kelancaran pelaksanaan berbagai proyek strategis perusahaan di Bali. Lebih dari sekadar kelancaran, kerja sama ini juga bertujuan untuk memperkuat aspek tata kelola perusahaan yang baik (GCG) dan memberikan kepastian hukum yang tak tergoyahkan.

EVP Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Hamdani, menegaskan pentingnya langkah ini. "Kerja sama ini adalah wujud komitmen kami," ujarnya. "Kami ingin setiap kegiatan dan proyek Hutama Karya berjalan dengan memperhatikan aspek tata kelola dan kepastian hukum yang benar."

Ia melanjutkan, "Dengan kolaborasi bersama Kejati Bali, kami yakin koordinasi dan dukungan dalam penanganan masalah hukum perdata dan tata usaha negara akan berjalan lebih optimal." Ini sejalan dengan semangat Asta Cita, di mana penguatan tata kelola pemerintahan dan penegakan hukum menjadi kunci utama dalam mendukung pembangunan nasional.

Dampak Nyata: Proyek Infrastruktur Bali Makin Aman dan Berkualitas

Bali, pulau yang terkenal dengan keindahan alamnya, juga menjadi saksi bisu berbagai proyek pembangunan infrastruktur yang digarap Hutama Karya. Beberapa proyek prestisius yang sedang berjalan di sana antara lain Pembangunan RSU Adhyaksa Bali, Konservasi Pantai Candidasa Fase 2 Paket I, serta Peningkatan dan Rehabilitasi Jaringan Irigasi Utama Kewenangan Daerah di BWS Bali Penida (Paket 1).

Setiap proyek ini memiliki peran vital. Pembangunan fasilitas kesehatan seperti RSU Adhyaksa Bali menjadi bukti kepedulian pada peningkatan kualitas pelayanan publik. Sementara itu, proyek konservasi kawasan pesisir seperti di Pantai Candidasa menunjukkan komitmen Hutama Karya terhadap keberlanjutan lingkungan.

Lebih menarik lagi, peningkatan dan rehabilitasi jaringan irigasi menjadi garda terdepan dalam mendukung agenda swasembada pangan dan air. Hal ini selaras dengan program Asta Cita yang menekankan penguatan infrastruktur pertanian dan irigasi demi ketahanan pangan nasional.

Semua proyek ini, dari yang berorientasi kesehatan, lingkungan, hingga pertanian, berkontribusi langsung pada peningkatan kualitas hidup masyarakat Bali. Pendapatan ekonomi dan manfaat sosial pun diharapkan semakin mengalir deras berkat pembangunan infrastruktur yang terencana dengan baik.

Berita Terkait