FAJI Gelar Kejurnas Arung Jeram 2026 di Bali, Jadi Pintu Menuju PON 2028
FAJI menggelar Kejurnas Arung Jeram 2026 di Bali, diikuti 53 tim dari 16 provinsi sebagai persiapan menuju PON 2028.
Ketua Umum FAJI Mayor Jenderal TNI Marinir Dr. Oni Junianto mengatakan, keikutsertaan arung jeram pada PON tidak hanya dilihat dari sisi kompetisi olahraga. Setelah penyelenggaraan PON, keberadaan venue dan potensi sungai di daerah diharapkan dapat dikembangkan untuk mendorong sektor pariwisata olahraga.
"Tapi yang utama efeknya setelahnya. Selesai PON, bisa menggerakan potensi pengembangan ekonomi dari sektor sport tourism," ungkap Oni.
Ketua Harian FAJI Amalia Yunita menambahkan, selama satu tahun kepengurusan baru, sejumlah program telah mulai dijalankan di berbagai bidang.
Di bidang kebencanaan, FAJI menjalin kerja sama dengan Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas). Kerja sama tersebut menjadi bagian dari penguatan peran arung jeram tidak hanya sebagai cabang olahraga dan aktivitas rekreasi, tetapi juga dalam mendukung penanganan kebencanaan berbasis sungai/air.
Sementara itu, bidang pariwisata turut membantu Kementerian Pariwisata dalam penyusunan modul Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) untuk 53 okupansi yang berkaitan dengan bidang arung jeram.
Pada bidang pertandingan, FAJI melakukan penyesuaian terhadap regulasi pertandingan dengan mengacu pada pedoman aturan United Rafting. Aturan tersebut diproyeksikan menjadi pedoman pertandingan untuk empat hingga lima tahun ke depan.
FAJI juga menjalankan program konservasi melalui kolaborasi dengan TNI Angkatan Laut dalam program "Sahabat Sungai". Program tersebut menjadi bagian dari upaya membangun kepedulian terhadap kelestarian sungai yang menjadi ruang utama bagi olahraga arung jeram.
Rangkaian program tersebut menjadi bagian dari langkah FAJI membangun ekosistem arung jeram secara lebih luas, mulai dari pembinaan atlet dan kompetisi, penguatan sumber daya manusia, kebencanaan, pariwisata, hingga konservasi.
Melalui Kejurnas 2026 dan tahapan Babak Kualifikasi PON yang akan disiapkan selanjutnya, FAJI menargetkan kesiapan organisasi dan atlet dapat berjalan beriringan menuju PON NTT-NTB 2028, sekaligus memperluas manfaat arung jeram bagi masyarakat dan daerah.