Suasana acara Dialog Stakeholder Panas Bumi Gunung Ungaran di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Undip pada Kamis (17/9) yang menghadirkan narasumber Wakil Ketua Komisi XII DPR RI, Sugeng Suparwoto (keempat dari kiri), Direktur Panas Bumi, Direktorat Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi, Kementerian ESDM, Priatin Hadi Wijaya (ketiga dari kiri), Executive Vice President Manajemen Panas Bumi PLN, John Rembet (kedua dari kiri), Ahli Geothermal Departemen Fisika Fakultas Sains dan Matematika Undip, Agus Setyawan (ketiga dari kanan), Pakar Cagar Budaya Fakultas Ilmu Budaya Undip, Eko Punto Hendro (kiri), Direktur Eksekutif Walhi Jawa Tengah, Fahmi Bastian (kedua dari kanan) dengan moderator Dosen Departemen Politik dan Ilmu Pemerintahan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Undip, Dyah Ermawati (kanan).
Agus juga menilai keterlibatan berbagai pemangku kepentingan menjadi penting dalam membahas rencana pengembangan tersebut, termasuk aspek teknis, lingkungan, konservasi, sosial, dan keterlibatan masyarakat.
Dengan proses yang dilakukan secara bertahap dan berbasis kajian, pengembangan PLTP Gunung Ungaran diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya memperkuat pasokan listrik Jawa Tengah sekaligus membuka peluang pemanfaatan energi panas bumi untuk mendukung aktivitas ekonomi masyarakat.