Bangunan Rusak akibat Perang di Gaza Runtuh, Sedikitnya 12 Orang Tewas
Sedikitnya 12 orang, termasuk anak-anak, tewas setelah sebuah bangunan tempat tinggal bertingkat yang telah rusak akibat perang runtuh di Gaza City, Jalur Gaza
Militer Israel menyatakan telah menewaskan seorang komandan Hamas di Gaza selatan serta seorang pejuang lain di wilayah utara. Dalam dua insiden tersebut, seorang anak juga dilaporkan turut tewas.
Secara terpisah, lembaga amal Inggris Medical Aid for Palestinians menyatakan seorang pasien tewas akibat serangan drone Israel di sebuah pusat kesehatan yang didukungnya di Jabalia, Gaza utara.
Rangkaian peristiwa itu menggambarkan situasi yang semakin berat bagi penduduk sipil. Mereka tidak hanya menghadapi risiko langsung dari konflik, tetapi juga konsekuensi lanjutan berupa bangunan tempat tinggal yang tidak lagi layak huni, keterbatasan alat penyelamatan, serta terganggunya layanan kesehatan.
Penutup
Runtuhnya bangunan di Tal al-Hawa menunjukkan bahwa dampak perang tidak berhenti ketika serangan usai. Struktur hunian yang telah melemah dapat berubah menjadi ancaman mematikan bagi keluarga yang terpaksa bertahan di dalamnya. Di tengah pencarian korban yang masih berlangsung, ketersediaan alat evakuasi, akses bantuan kemanusiaan, dan perlindungan bagi warga sipil menjadi kebutuhan yang semakin mendesak di Gaza.
Referensi:
BBC News, At least 12 killed after war-damaged Gaza building collapses