News . 13/09/2026, 12:14 WIB

Cuaca Buruk Hantam Virgo Transport 8 di Laut Jawa, 102 Orang Berhasil Diselamatkan

Penulis : Makruf
Editor : Makruf

fin.co.id - Kapal Virgo Transport 8 mengalami insiden setelah menghadapi cuaca buruk ketika berlayar di Laut Jawa dalam perjalanan dari Surabaya menuju Banjarmasin, Kalimantan Selatan.

Berdasarkan laporan BBC yang mengutip otoritas pencarian dan pertolongan Indonesia, kapal tersebut membawa 243 orang ketika kontak dengannya terputus pada Minggu dini hari.

Operasi pencarian dan penyelamatan kemudian dilakukan. Sebanyak 102 orang dilaporkan berhasil diselamatkan, sementara satu orang dinyatakan meninggal dunia.

Pencarian terhadap orang-orang lainnya masih berlangsung. Karena operasi SAR belum selesai, jumlah korban yang ditemukan maupun diselamatkan masih dapat berubah seiring perkembangan di lapangan.

Kontak Terputus di Laut Jawa

Virgo Transport 8 diketahui sedang menempuh perjalanan dari Surabaya menuju Banjarmasin ketika menghadapi kondisi cuaca buruk di Laut Jawa.

Kontak terakhir dengan kapal dilaporkan terjadi sekitar pukul 02.00 waktu setempat pada Minggu. Posisi terakhirnya berada di Laut Jawa, sekitar 150 kilometer di sebelah selatan Banjarmasin.

Hilangnya komunikasi tersebut memicu operasi pencarian dan penyelamatan. Tim SAR berupaya menemukan kapal sekaligus mengevakuasi orang-orang yang berada di dalamnya.

Dalam perkembangan awal operasi tersebut, 102 orang ditemukan dalam kondisi selamat. Sementara itu, satu orang dilaporkan meninggal dunia.

Dengan jumlah orang di kapal mencapai 243 orang, operasi SAR masih menjadi perhatian karena masih terdapat orang-orang yang belum masuk dalam laporan korban selamat maupun meninggal yang telah dikonfirmasi pada tahap awal.

Cuaca Buruk Menjadi Tantangan Pelayaran

Laut Jawa merupakan salah satu jalur pelayaran penting yang menghubungkan Pulau Jawa dengan sejumlah wilayah di Kalimantan dan daerah lain di Indonesia.

Namun, seperti wilayah perairan lainnya, kondisi laut dapat berubah ketika terjadi cuaca buruk. Angin kencang, hujan lebat, gelombang tinggi, dan berkurangnya jarak pandang dapat meningkatkan risiko bagi kapal.

Secara ilmiah, tinggi gelombang laut sangat dipengaruhi oleh kecepatan angin, lamanya angin bertiup, serta luas permukaan laut yang dilalui angin tersebut. Semakin kuat dan lama angin bertiup di atas permukaan laut, semakin besar energi yang dapat dipindahkan ke air dan membentuk gelombang.

Kondisi tersebut dapat memengaruhi stabilitas kapal dan membuat navigasi menjadi lebih sulit. Risiko bisa semakin besar apabila cuaca buruk terjadi pada malam atau dini hari ketika jarak pandang secara alami sudah terbatas.

           

Network;
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNPos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com

           

Network:
FinNews.id   |  Radarpena.co.id   |  IKNPos.id