Memasuki Hari Kelima, Tim SAR Perluas Pencarian 8 Orang Hilang Kontak di Selat Sunda
Memasuki hari kelima operasi SAR, Tim SAR Gabungan kembali melanjutkan pencarian terhadap delapan orang yang berada di dalam speed boat yang hilang kontak.
Helikopter tersebut selanjutnya disiagakan di Pantai Carita untuk mendukung pelaksanaan operasi SAR, khususnya memperluas jangkauan pemantauan dari udara terhadap wilayah pencarian di sekitar Gunung Anak Krakatau dan Perairan Selat Sunda.
Helikopter HR-3604 membawa enam orang crew on board, terdiri dari Kapten Pnb Dimas, Kapten Pnb Zulham, Lettu Pnb Garini, Peltu Nurdin, Sertu Henri, dan Prada Prasetyo. Tidak terdapat penumpang dalam penerbangan tersebut.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten, Al Amrad, S. Sos., mengatakan dukungan udara menjadi bagian penting dalam mengoptimalkan pencarian, terutama untuk menjangkau wilayah yang luas dan melakukan pemantauan dari perspektif yang berbeda.
“Pengerahan Helikopter HR-3604 merupakan bagian dari upaya kami untuk memperkuat pencarian melalui udara. Dengan dukungan ini, kami berharap jangkauan pemantauan dapat semakin luas sehingga setiap kemungkinan adanya petunjuk keberadaan delapan orang yang masih dalam pencarian dapat segera teridentifikasi,” ujar Al Amrad.
Ia menambahkan, seluruh unsur SAR Gabungan terus bergerak sesuai rencana operasi yang telah ditetapkan dengan tetap memperhatikan kondisi cuaca dan keselamatan personel.
Kondisi cuaca di wilayah Pantai Carita saat helikopter tiba terpantau cerah, dengan angin sekitar 2 knot dari arah timur menuju barat dan jarak pandang kurang dari 8 kilometer.