Catatan Dahlan Iskan . 10/09/2026, 06:54 WIB
Lalu siapa yang hadir di RUPS NV? Yang hadir adalah pengurus koperasi.
Bahkan ketika rapat anggota koperasi pun tidak semua anggota perlu hadir. Sistem korumnya tidak didasarkan 50%+1 dari jumlah anggota.
Yang boleh hadir di rapat anggota adalah perwakilan-perwakilan anggota. Mengingat anggota koperasi tersebar di banyak distrik maka anggota di satu distrik memilih wakil mereka. Wakil di distrik itulah yang hadir di rapat anggota –lembaga tertinggi dalam koperasi.
Perusahaan NV milik koperasi itu sendiri sama sekali tidak berbeda dengan perusahaan kapitalis biasa. Mereka bahkan bersaing sebagai sesama kapitalis.
Tentu koperasi yang selama ini ada di Indonesia tidak begitu. KDMP juga tidak begitu.
Maka saya tidak bisa membayangkan konsekuensi kalau KDMP nanti gagal. Padahal kans untuk berhasil begitu besar dipertanyakan.
Ada kesan koperasi itu sekaligus antitesa kapitalisme. Padahal koperasi bisa sekaligus jadi kapitalis.
Tapi untuk menilai KDMP berhasil atau gagal kita harus sabar menunggu setahun lagi: hari itu kita bisa belok kanan ke restoran. Bisa juga belok kiri ke kuburan. (Dahlan Iskan)
Network;
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media
Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210
Telephone: 021-2212-6982
E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id