Lifestyle . 07/09/2026, 14:01 WIB
Pembayaran digital memberikan kemudahan, tetapi proses transaksi yang terlalu cepat dapat membuat pengeluaran terasa kurang nyata. Penelitian mengenai perilaku konsumen menunjukkan bahwa metode pembayaran dapat memengaruhi keputusan dan kesediaan seseorang untuk membayar.
Sebuah penelitian oleh Drazen Prelec dan Duncan Simester menemukan bahwa peserta dapat memiliki kesediaan membayar lebih tinggi ketika menggunakan kartu kredit dibandingkan pembayaran tunai. Penelitian lain dari MIT Sloan juga menunjukkan bahwa kartu kredit dapat mengaktifkan jaringan penghargaan di otak yang berkaitan dengan dorongan membeli.
Menghapus kartu yang tersimpan dari aplikasi dapat menambahkan sedikit hambatan sebelum transaksi. Keharusan memasukkan kembali data pembayaran memberikan waktu tambahan untuk mempertimbangkan pembelian.
Temuan tersebut bukan berarti pembayaran digital selalu buruk. Penggunaannya tetap dapat diteruskan selama transaksi dicatat, saldo diperiksa, dan kemudahan pembayaran tidak dijadikan alasan untuk berbelanja di luar anggaran.
Layanan streaming, penyimpanan awan, aplikasi premium, keanggotaan pusat kebugaran, dan berbagai langganan digital dapat terus memotong saldo meskipun jarang digunakan.
Periksa mutasi rekening atau dompet digital setidaknya satu kali setiap bulan. Catat seluruh pembayaran otomatis dan tanyakan apakah masing-masing layanan masih benar-benar digunakan.
Biaya satu langganan mungkin terlihat kecil. Namun, beberapa langganan yang berjalan bersamaan dapat menghabiskan ratusan ribu rupiah setiap bulan. Hentikan layanan yang tidak dipakai atau gunakan paket keluarga secara sah apabila tersedia.
Menunggu uang tersisa pada akhir bulan sering membuat rencana menabung gagal. Cara yang lebih efektif adalah memindahkan sebagian penghasilan ke rekening terpisah segera setelah gaji atau pendapatan diterima.
Jumlahnya tidak harus besar. Seseorang dapat memulai dari nominal yang ringan dan realistis, misalnya Rp10.000 per hari atau persentase kecil dari pendapatan. Nominal tersebut dapat ditingkatkan setelah kondisi keuangan lebih stabil.
Penelitian mengenai pendaftaran otomatis dalam program tabungan pensiun menunjukkan bahwa pengaturan bawaan dapat meningkatkan partisipasi menabung. Prinsip perilakunya dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari: jadikan menabung sebagai tindakan otomatis, bukan keputusan yang harus diulang setiap bulan.
Rekening tabungan tetap perlu diperiksa secara berkala. Pengaturan otomatis sebaiknya tidak membuat kebutuhan pokok kekurangan dana atau memaksa seseorang berutang untuk memenuhi biaya rutin.
Kebiasaan membeli barang baru sebelum persediaan lama habis dapat menyebabkan penumpukan. Masalah ini sering terjadi pada bahan makanan, produk perawatan tubuh, pakaian, serta perlengkapan rumah tangga.
Network;
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media
Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210
Telephone: 021-2212-6982
E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id