Desil Kuantil
Dengar heboh ''desil'' saya ingat ''desi'': --desimeter. Sudah begitu lama istilah desimeter meninggal dunia. Orang lebih suka menyebut ''10 sentimeter''
Jangan-jangan heboh desil sekarang ini justru membuat orang melupakan tujuan perumusan desil. Jangan-jangan justru lupa terhadap kenyataan adanya kesenjangan.
Mungkin saja di negara seperti Denmark pembagiannya hanya tiga: mampu, kaya, kaya sekali karena di sana tidak ada lagi yang miskin. Baiknya kita tunggu komentar dari ''perusuh kaburan'' seperti Bung Liang yang sekarang tinggal di Denmark.
Tentu yang penting bukan pakai desil, kuantil, atau tidak pakai apa-apa sama sekali. Yang penting itu kapan tidak ada lagi desil dua dan satu –setidaknya hilangkan yang 1 dulu. (DAHLAN ISKAN)
Berita Terkait
Desil Kuantil
Karya Perkara