Ragam . 31/08/2026, 18:36 WIB
“Bapak tadi langsung datang combine, kemudian langsung juga mau mengganti alat tani saya yang hilang pas 17 Agustus malamnya. Insyaallah mau diganti,” ujar Julaiha.
Menurut Julaiha, bantuan tersebut akan membuat pekerjaan buruh tani lebih mudah dan meningkatkan semangat mereka untuk bekerja.
“Mudah-mudahan dengan adanya alat jadi lebih produktif. Lebih semangat lagi buat kami di sini,” katanya.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Mentan Amran dan Presiden Prabowo Subianto atas perhatian yang diberikan kepada petani dan buruh tani.
“Terima kasih buat Pak Menteri Amran atas bantuannya kepada para petani. Semoga sejahtera Pak Amran dan Pak Presiden juga. Pak Amran, Menteri Pertanian, luar biasa,” ujarnya.
Mentan Amran mengatakan langkah tersebut merupakan bagian dari arahan Presiden Prabowo Subianto agar transformasi pertanian dari sistem tradisional menuju pertanian modern benar-benar dirasakan rakyat kecil hingga pelosok.
“Atas arahan Bapak Presiden, bagaimana transformasi pertanian tradisional menuju modern dirasakan oleh rakyat kecil dan sampai ke pelosok. Kami turun tangan langsung. Tadi adalah simbolis. Kami mengecek langsung,” tegas Mentan Amran.
Menurut Mentan Amran, combine harvester tersebut nantinya tidak hanya digunakan untuk kebutuhan kelompok, tetapi dapat dikelola sebagai usaha bersama dengan memberikan jasa panen kepada petani di sekitar.
“Ini nanti dipakai dan disewakan ke masyarakat. Bisa lima hektare, sepuluh hektare satu hari,” kata Mentan Amran.
Mentan Amran menegaskan pemerintah kini memberikan ruang lebih luas bagi buruh tani yang sebelumnya tidak memiliki akses bantuan karena tidak mempunyai lahan maupun kelompok.
“Yang diprioritaskan yang tidak punya alat. Buruh tani boleh dapat traktor, boleh dapat combine,” tegasnya.
Ia meminta alsintan dikelola secara bersama agar manfaat ekonominya dapat dirasakan seluruh anggota kelompok.
“Bagi hasil, bagi rata. Semua ikut. Jangan ada yang ditinggal,” pesannya.
Mentan Amran menilai kebijakan tersebut merupakan bentuk nyata keberpihakan pemerintah kepada masyarakat kecil di sektor pertanian. Modernisasi pertanian, menurutnya, tidak boleh hanya dirasakan petani pemilik lahan, tetapi juga masyarakat yang bekerja langsung di sawah.
“Kita mau ini pemerataan. Kita mau semua anak bangsa, khususnya sektor petani, merasakan kehadiran pemerintah,” ujarnya.
Network;
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media
Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210
Telephone: 021-2212-6982
E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id