Sport . 31/08/2026, 11:09 WIB
Setelah berhasil mengambil alih pimpinan balapan, Marquez mengatakan dirinya berusaha mengatur ritme dan tidak langsung memaksakan kecepatan maksimal.
"Begitu saya memimpin balapan, saya mencoba mengatur kecepatan. Ketika tersisa sepuluh lap, saya sedikit meningkatkan kecepatan, membuka jarak, lalu kembali mengontrol balapan," jelasnya.
Kemenangan tersebut sekaligus memperpanjang catatan impresif Marquez di Aragon bersama Ducati. Ia mempertahankan rangkaian enam kemenangan beruntun di Aragon sebagai pembalap Ducati.
Marquez akhirnya mengalahkan Acosta dengan selisih 1,8 detik.
Hasil tersebut juga memiliki dampak penting terhadap persaingan klasemen MotoGP 2026. Marquez berhasil melewati Bezzecchi untuk menempati posisi kedua klasemen sementara.
Ia kini berada 19 poin di belakang pemimpin klasemen Jorge Martin.
Dengan demikian, duel melawan Bezzecchi bukan hanya menghasilkan salah satu adegan paling dramatis dalam MotoGP Aragon, tetapi juga menjadi bagian penting dari kemenangan yang membawa Marquez semakin dekat dengan puncak klasemen.
Duel Marc Marquez dan Marco Bezzecchi pada kecepatan sekitar 300 km/jam menunjukkan betapa besar pengaruh aerodinamika pada motor MotoGP modern. Perangkat aerodinamika memang membantu meningkatkan performa, akselerasi, dan kestabilan motor, tetapi interaksi aliran udara antarmotor juga dapat menciptakan kondisi yang sulit diprediksi ketika pembalap bertarung dalam jarak sangat dekat.
Pengakuan Marquez mengenai motor yang terasa seperti saling tertarik sejalan dengan prinsip dasar aerodinamika mengenai turbulensi dan perubahan tekanan udara di sekitar kendaraan berkecepatan tinggi. Pada level MotoGP, efek tersebut menjadi semakin penting karena pembalap dapat bertarung hanya dalam jarak beberapa sentimeter ketika melaju sekitar 300 km/jam.
Bagi penonton, duel tersebut menjadi tontonan spektakuler. Namun bagi Marquez dan Bezzecchi yang berada langsung di atas motor, momen beberapa detik itu merupakan pertarungan dengan konsekuensi besar apabila salah satu kehilangan kendali.
Referensi:
Crash.net, "Scary moment - Marc Marquez explains 300km/h Marco Bezzecchi battle at Aragon MotoGP"
NASA Glenn Research Center, "Aerodynamic Forces"
Network;
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media
Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210
Telephone: 021-2212-6982
E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id