Internasional . 31/08/2026, 09:20 WIB
Pemerintah Siprus Utara menyatakan penyelidikan akan mencakup berbagai aspek, termasuk dokumen kapal, kelayakan berlayar, izin pelabuhan, dan penerapan prosedur keselamatan.
Sejumlah tuduhan yang disampaikan penumpang juga akan diperiksa. Beberapa korban selamat mengklaim terdapat masalah dalam proses evakuasi dan respons awak ketika kapal mulai mengalami masalah.
Menteri Transportasi Erhan Arikli mengatakan seluruh klaim penumpang akan diperiksa secara menyeluruh. Pemerintah juga berjanji hasil pemeriksaan mengenai kelayakan kapal dan prosedur keselamatannya akan diumumkan kepada publik.
Ünal Üstel menegaskan penyelidikan akan dilakukan secara menyeluruh untuk mengetahui apakah terdapat kelalaian dalam tragedi tersebut.
"Tidak seorang pun akan dibiarkan, siapa pun mereka, jika ditemukan bersalah atau bertanggung jawab," kata Üstel.
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menyampaikan belasungkawa kepada masyarakat Siprus Turki dan keluarga para korban. Ia mengatakan Turki telah mengerahkan sumber daya untuk membantu operasi pencarian dan penyelamatan.
Tim penyelamat masih berusaha menemukan 18 orang yang belum diketahui keberadaannya.
Operasi tersebut menjadi semakin penting karena setiap jam yang berlalu dapat memengaruhi peluang menemukan korban selamat di laut. Kondisi gelombang, suhu air, arus laut, penggunaan jaket pelampung, serta kondisi fisik korban merupakan sejumlah faktor yang menentukan kemampuan seseorang bertahan setelah kecelakaan kapal.
Secara ilmiah, hipotermia menjadi salah satu risiko utama bagi seseorang yang berada di laut dalam waktu lama. Tubuh kehilangan panas jauh lebih cepat ketika terendam air dibandingkan ketika berada di udara dengan temperatur yang sama. Jaket pelampung juga sangat penting karena membantu mempertahankan posisi tubuh di permukaan air sekaligus mengurangi energi yang harus digunakan untuk tetap mengapung.
Karena itu, operasi pencarian dengan kombinasi kapal, helikopter, dan personel udara menjadi bagian penting dalam meningkatkan kemungkinan menemukan korban secepat mungkin.
Tragedi Filo Jet kembali menunjukkan besarnya risiko perjalanan laut ketika kondisi kapal, cuaca, gelombang, dan prosedur keselamatan bertemu dalam situasi yang tidak menguntungkan.
Hingga perkembangan terbaru, delapan orang telah dipastikan meninggal dunia, 241 berhasil diselamatkan, dan 18 lainnya masih dalam pencarian. Penyebab pasti terbaliknya kapal belum ditentukan sehingga berbagai keterangan mengenai gelombang, kerusakan bagian depan kapal, maupun tindakan awak masih harus dibuktikan melalui penyelidikan.
Pemeriksaan terhadap kelayakan kapal, kondisi teknis sebelum keberangkatan, keputusan untuk tetap berlayar, serta prosedur evakuasi akan menjadi bagian penting untuk menjelaskan bagaimana feri yang membawa 267 orang tersebut dapat terbalik hanya beberapa saat setelah meninggalkan Kyrenia.
Network;
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media
Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210
Telephone: 021-2212-6982
E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id