Internasional . 31/08/2026, 09:49 WIB
"Saya mulai memukulnya berulang kali. Rasanya seperti melawan dinosaurus," katanya.
Ia menduga salah satu pukulannya akhirnya mengenai bagian yang cukup sensitif sehingga hiu tersebut melepaskan gigitannya.
Stewart kemudian berusaha keras kembali ke permukaan dan menjauh dari predator tersebut.
Perjuangan tersebut akhirnya berhasil.
Sejumlah perenang yang berada di sekitar lokasi kemudian menarik Stewart menuju pantai.
Setelah berhasil dibawa ke daratan, Stewart segera dilarikan ke rumah sakit.
Kondisinya sangat serius akibat kehilangan darah dan luka berat di beberapa bagian tubuh.
Dokter kemudian menempatkannya dalam kondisi koma yang diinduksi secara medis untuk membantu proses penanganan.
Stewart menjalani hampir selusin operasi akibat luka-luka yang dideritanya.
Namun kerusakan pada lengan kirinya terlalu parah untuk dipertahankan sehingga dokter akhirnya melakukan amputasi.
Meski mengalami kehilangan anggota tubuh dan proses pemulihan panjang, Stewart mengatakan dirinya tidak ingin dikenang hanya sebagai perempuan yang menjadi korban serangan hiu.
"Saya adalah perempuan yang memukul wajah hiu," katanya.
Dalam situasi serangan hiu, perlawanan terhadap bagian sensitif predator tersebut memang dapat meningkatkan peluang korban untuk melepaskan diri.
Network;
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media
Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210
Telephone: 021-2212-6982
E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id