Profil Bilal Hasan, Petarung Berdarah Indonesia yang Menang KO di Debut UFC
Bilal Hasan langsung mencuri perhatian dalam debutnya di Ultimate Fighting Championship (UFC). Petarung berdarah Indonesia itu sukses mengalahkan Nilson Rojas melalui kemenangan KO pada ronde kedua dalam UFC Fight Night di Shanghai, China, Sabtu, 29 Agustus 2026.
Menariknya, Bilal tidak membutuhkan waktu lama untuk menjalani debut. Hanya sekitar 18 hari setelah kemenangan di Contender Series, ia sudah kembali bertarung di Shanghai menghadapi Nilson Rojas.
Debut UFC Langsung KO
Debut Bilal di UFC pun berakhir sempurna.
Menghadapi Rojas yang sebelumnya juga belum terkalahkan di level profesional, Bilal menunjukkan kemampuan striking sekaligus ketenangan menghadapi tekanan.
Ia sempat menghadapi situasi sulit ketika Rojas berhasil menjatuhkannya pada ronde kedua. Namun, Bilal segera bangkit dan menemukan celah untuk mengakhiri pertarungan.
Pukulan kanan Bilal tepat mengenai lawannya pada menit 2:28 ronde kedua. Rojas langsung terjatuh dan wasit menghentikan pertandingan.
Bilal pun mengawali karier UFC dengan kemenangan KO sekaligus mempertahankan rekor sempurnanya menjadi 10-0.
Punya Gaya Unik di Luar Oktagon
Selain kemampuan bertarung, Bilal juga memiliki karakter yang cukup unik di luar oktagon.
Ia dikenal sebagai penggemar berat Michael Jackson. Setelah memenangkan pertarungan di Dana White's Contender Series, Bilal bahkan merayakannya dengan melakukan moonwalk.
Baca Juga
Hal serupa kembali terlihat setelah debut UFC di Shanghai. Bilal melakukan tarian yang terinspirasi dari Michael Jackson setelah kemenangan atas Rojas.
Momen tersebut semakin menarik karena pertarungannya berlangsung pada 29 Agustus, bertepatan dengan tanggal kelahiran Michael Jackson. UFC juga menyoroti kecintaan Bilal terhadap sang legenda musik tersebut.
Membawa Nama Indonesia di UFC
Kehadiran Bilal Hasan menjadi kabar besar bagi penggemar MMA Indonesia. Ia menjadi salah satu petarung berdarah Indonesia yang berhasil menembus panggung UFC setelah Jeka Saragih.
Namun, Bilal memiliki perjalanan yang berbeda. Meski lahir dan besar di Amerika Serikat, ia secara konsisten membawa identitas Indonesia dalam kariernya.