Aset Berharga
Di Dismorning dengan Prof Mahfud MD Jumat subuh lalu saya ajukan keberatan: kalau aparat hukumnya masih seperti sekarang apakah UU Perampasan Aset tidak membahayakan iklim ekonomi?
Nyatanya? Anda sudah tahu. Ketuanya sendiri jadi tersangka korupsi. Lalu ada intervensi politik. Banyak sekali penyebab KPK tidak berhasil memberantas korupsi. Salah satu penyebab paling lucu, seperti diperolok-olokkan oleh komedian dari NTT, adalah nama KPK itu sendiri. "Kan di dalam KPK masih ada singkatan komisi," katanya saat melawak di panggung NTT.
Maka biar pun sudah ada KPK tokoh NTT pun masih berani korupsi BTS. "Baiknya", kata pelawak itu, "sambil korupsi ia tidak lupa menyisihkan perpuluhannya untuk gereja," katanya.
Tanggal 15 Desember tidaklah lama lagi. Memang setelah UU disahkan masih harus menunggu peraturan pelaksanaannya. Biasanya perlu waktu lebih lebih satu tahun. Masih ada waktu. Fokus di masa penantian ini adalah membuat konsep agar kekecewaan pada ide KPK tidak terulang di perampasan aset.
Semua orang takut kehilangan aset. Rasa takut biasanya jadi sasaran empuk untuk ditakut-takuti. Hanya beberapa saja yang tidak takut kehilangan aset paling berharga mereka: beberapa perawan di sekitar Anda.(Dahlan Iskan)