Apa Itu Adaptive Power di iPhone dan Bedanya dengan Low Power Mode?
Apple menyediakan sejumlah fitur untuk membantu pengguna memperpanjang daya tahan baterai iPhone. Selain Low Power Mode yang sudah dikenal selama
Menurut Apple, fitur tersebut membutuhkan setidaknya tujuh hari untuk mempelajari kebiasaan pengisian daya pengguna. Karena itu, Adaptive Power mungkin belum bekerja sebagaimana mestinya pada beberapa hari pertama setelah diaktifkan.
Proses tersebut dilakukan menggunakan kecerdasan pada perangkat atau on-device intelligence.
Pendekatan ini memungkinkan sistem membuat keputusan berdasarkan pola penggunaan aktual perangkat. Apabila penggunaan pada suatu hari masih tergolong normal, sistem tidak perlu melakukan penghematan berlebihan.
Sebaliknya, jika konsumsi baterai lebih tinggi daripada biasanya, iPhone dapat melakukan penyesuaian untuk memperpanjang waktu penggunaan.
Konsepnya mirip dengan manajemen energi adaptif. Sistem tidak menggunakan satu aturan tetap untuk seluruh pengguna, melainkan menyesuaikan strategi berdasarkan perilaku penggunaan perangkat.
iPhone Apa Saja yang Mendukung Adaptive Power?
Adaptive Power membutuhkan iOS 26 atau versi lebih baru serta perangkat keras yang kompatibel.
Apple mencantumkan dukungan Adaptive Power pada iPhone 15 Pro, iPhone 15 Pro Max, seluruh model iPhone 16, iPhone Air, serta keluarga iPhone 17.
Namun, pengaturan bawaan fitur tersebut berbeda pada setiap generasi.
Pada iPhone 17, iPhone 17 Pro, iPhone 17 Pro Max, dan iPhone Air, Adaptive Power diaktifkan secara default.
Sementara itu, fitur tersebut secara default tidak aktif pada iPhone 15 Pro, iPhone 15 Pro Max, iPhone 16, iPhone 16 Plus, iPhone 16 Pro, iPhone 16 Pro Max, dan iPhone 16e. Pengguna perangkat tersebut dapat mengaktifkannya secara manual.
Baca Juga
Apa yang Dilakukan Adaptive Power?
Ketika Adaptive Power menilai konsumsi energi sedang lebih tinggi dari biasanya, beberapa penyesuaian dapat dilakukan secara otomatis.
Salah satunya adalah menurunkan kecerahan layar dalam jumlah kecil. Layar merupakan salah satu komponen yang dapat mengonsumsi energi cukup besar pada smartphone, terutama ketika tingkat kecerahannya tinggi.
Sistem juga dapat membatasi sebagian aktivitas yang berjalan di latar belakang dan melakukan penyesuaian kinerja.