Ragam

Semangat Kemerdekaan Warnai Merdeka Run 2026 dengan Kostum Unik Para Pelari

Merdeka Run 2026 tidak hanya menghadirkan semangat berolahraga, tetapi juga kreativitas para pelari yang tampil dengan beragam kostum unik.

Semangat Kemerdekaan Warnai Merdeka Run 2026 dengan Kostum Unik Para Pelari

fin.co.id - Merdeka Run 2026 tidak hanya menghadirkan semangat berolahraga, tetapi juga kreativitas para pelari yang tampil dengan beragam kostum unik. Sejumlah peserta mengenakan kostum bertema budaya dan kemerdekaan, mulai dari burung Garuda, bungkus popcorn, hingga tokoh Proklamator. Kreativitas tersebut membuat suasana perlombaan semakin meriah dan penuh warna.

Salah satunya Lamhot Simbolon yang memilih mengenakan kain ulos saat mengikuti Merdeka Run 2026. Ulos tersebut merupakan kain asli yang dikirimkan langsung oleh orang tuanya dari kampung halaman. Bagi Lamhot, mengenakan ulos menjadi cara sederhana untuk menunjukkan kebanggaan terhadap budaya Batak sekaligus memeriahkan perayaan kemerdekaan.

“Saya menggunakan ulos asli yang dikirim orang tua saya dari kampung. Alasannya karena saya bangga berasal dari Tanah Batak,” tuturnya.

Menurut Lamhot, merayakan kemerdekaan juga dapat dilakukan dengan mencintai dan memperkenalkan budaya sendiri. Ia berharap keberagaman budaya Indonesia dapat terus menjadi bagian dari semangat masyarakat dalam memperingati kemerdekaan.

Kreativitas lainnya ditunjukkan Arya yang berlari dengan mengenakan kostum gamelan seberat sekitar tujuh kilogram. Selain menunjukkan identitasnya sebagai orang Jawa, ia ingin kostum tersebut turut memberikan semangat dan keceriaan kepada peserta lainnya. Meski harus berlari dengan kostum yang cukup berat, Arya tetap optimistis menyelesaikan perlombaan dengan kemampuan terbaiknya.

“Saya usahakan berlari dengan kemampuan saya. Yang penting saya semangat. Doakan saya menang best costume,” ujarnya.

Sementara itu, Leni Hariyanti membawa identitas usahanya ke lintasan dengan mengenakan kostum berbentuk bungkus popcorn. Pemilik usaha popcorn di kawasan Lubang Buaya tersebut mengaku mendapatkan ide dari usaha yang ditekuninya. Merdeka Run 2026 menjadi pengalaman pertamanya mengikuti ajang lari, dan ia berharap kostum unik tersebut dapat membuat dirinya maupun peserta lain semakin bersemangat.

Semangat serupa ditunjukkan Umar dan Didin Kamsidin yang mengenakan kostum Presiden Soekarno dengan warna-warni mencolok. Bagi keduanya, kostum tersebut menjadi cara untuk mengenang perjuangan para pahlawan sekaligus menghadirkan semangat kemerdekaan dalam suasana yang penuh warna.

Beragam kostum yang dikenakan para pelari menunjukkan bahwa Merdeka Run 2026 menjadi ruang bagi masyarakat untuk mengekspresikan kreativitas, memperkenalkan budaya, dan merayakan kemerdekaan dalam suasana penuh kebersamaan.

Kostum Garuda Terbelenggu di Lintasan Merdeka Run 2026, Bangkit Saputra Bawa Pesan untuk Indonesia

Ada yang berlari mengejar personal best, ada yang datang bersama komunitas, dan ada pula yang membawa pesan untuk Indonesia. Di tengah ribuan peserta Merdeka Run 2026, Bangkit Saputra tampil mencuri perhatian lewat kostum yang sarat makna.

Kostum itu diberi nama “Garuda Merah Putih Terbelenggu”. Sesuai namanya, Bangkit mengenakan kostum Garuda dengan rantai yang membelenggu tubuhnya. Bukan tanpa alasan. Ada pesan yang ingin ia sampaikan melalui penampilannya di lintasan 8 kilometer tersebut.

Menurut Bangkit, Indonesia memang telah merdeka secara fisik, tetapi masih ada berbagai persoalan yang perlu dibenahi bersama. Ia menggunakan simbol Garuda yang terbelenggu untuk menggambarkan kondisi tersebut.

“Rantai yang membelenggu ini menggambarkan bahwa meskipun kita sudah merdeka, masih ada hal-hal yang harus diperbaiki,” ujar Bangkit.

Ia menyebut sejumlah persoalan yang masih menjadi pekerjaan rumah, mulai dari praktik korupsi, kemiskinan, hingga persoalan lingkungan seperti kebakaran hutan.

Berita Terkait