Internasional . 27/08/2026, 11:18 WIB
Pengguna remaja juga akan memperoleh pilihan untuk menggunakan feed yang tidak digerakkan oleh algoritma. Pilihan ini dapat mengurangi ketergantungan terhadap sistem rekomendasi yang terus menampilkan konten berdasarkan riwayat interaksi pengguna.
Fitur pemutaran video otomatis atau autoplay juga dapat dimatikan. Autoplay membuat video berikutnya diputar tanpa tindakan tambahan sehingga pengguna lebih mudah terus menonton dalam waktu lama.
Selain itu, filter riasan ekstrem tidak lagi tersedia bagi pengguna remaja. Filter yang mengubah bentuk wajah secara berlebihan telah menimbulkan kekhawatiran karena dapat menciptakan gambaran penampilan yang tidak realistis.
Kajian modern mengenai penggunaan media sosial menunjukkan bahwa dampaknya terhadap remaja tidak selalu sama. Media sosial dapat membantu komunikasi dan pembentukan komunitas, tetapi desain yang mendorong perbandingan sosial, penggunaan terus-menerus, dan gangguan tidur tetap perlu diawasi.
Kesepakatan Meta kini membuat perhatian beralih kepada TikTok, YouTube, dan Snapchat. Rob Bonta menyebut kerangka tersebut sebagai acuan yang baik untuk diikuti perusahaan lain.
Ia mengisyaratkan bahwa kantornya akan lebih berfokus mendorong perubahan di seluruh industri apabila platform lain tidak bersedia menerapkan perlindungan yang setara.
Kepala Bagian Hukum Meta, CJ Mahoney, juga meminta perusahaan lain bergabung. Ia mengatakan, "Komitmen baru kami mengenai batas waktu, mode malam, dan pembatasan penggunaan selama jam sekolah menunjukkan arah yang tepat bagi seluruh industri. Namun, kerangka ini hanya akan berhasil jika semua perusahaan lain ikut bergabung."
Meta berkepentingan agar aturan serupa diterapkan oleh para pesaingnya. Pembatasan yang hanya berlaku di Instagram dan Facebook dapat mengurangi daya tarik kedua platform dibandingkan aplikasi lain yang tidak memiliki ketentuan sama.
Di sisi lain, pemerintah menilai perlindungan remaja seharusnya tidak menjadi alat persaingan bisnis. Standar keselamatan perlu diterapkan secara luas agar anak tidak hanya berpindah dari satu platform berisiko ke platform lainnya.
Jaksa Agung Washington DC Brian Schwalb menyebut kesepakatan tersebut sebagai kemenangan besar bagi kesehatan masyarakat. Menurutnya, fitur keselamatan yang wajib dipasang Meta akan mengubah secara mendasar cara anak muda menggunakan Instagram dan Facebook.
Kesepakatan hingga Rp300 triliun menandai perubahan besar dalam pendekatan terhadap keselamatan anak di media sosial. Meta bukan hanya harus membayar penyelesaian perkara, tetapi juga diwajibkan mengubah desain Instagram dan Facebook bagi pengguna remaja.
Batas dua jam, mode malam, mode sekolah, penyembunyian tanda suka, pilihan feed nonalgoritma, penghentian autoplay, dan penghapusan filter riasan ekstrem menunjukkan bahwa desain aplikasi dapat menjadi bagian penting dari perlindungan anak.
Efektivitas kebijakan tersebut tetap harus dinilai dari hasilnya setelah diterapkan. Namun, kesepakatan ini telah membuka tekanan baru terhadap TikTok, YouTube, Snapchat, dan perusahaan lain untuk tidak membebankan seluruh tanggung jawab keselamatan kepada anak dan orang tua.
Network;
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media
Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210
Telephone: 021-2212-6982
E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id