Ragam

PT Tristar Transindo Perkuat Budaya Zero Accident, Pastikan Driver Sehat Sebelum Bertugas

PT Tristar Transindo memperkuat komitmennya dalam membangun budaya keselamatan kerja dengan memastikan kondisi kesehatan dan kebugaran para driver. Upaya tersebut dilakukan melalui pelaksanaan Medical Check Up (MCU) secara berkala bersama Rumah Sehat Wahana.

PT Tristar Transindo Perkuat Budaya Zero Accident, Pastikan Driver Sehat Sebelum Bertugas
PT Tristar Transindo Perkuat Budaya Zero Accident, Pastikan Driver Sehat Sebelum Bertugas

fin.co.id - PT Tristar Transindo memperkuat komitmennya dalam membangun budaya keselamatan kerja dengan memastikan kondisi kesehatan dan kebugaran para driver. Upaya tersebut dilakukan melalui pelaksanaan Medical Check Up (MCU) secara berkala bersama Rumah Sehat Wahana.

Langkah ini menjadi bagian dari penerapan Health, Safety, and Environment (HSE) sekaligus upaya preventif perusahaan untuk menekan potensi risiko kecelakaan selama aktivitas operasional.

Bagi PT Tristar Transindo, keselamatan perjalanan tidak hanya ditentukan oleh kondisi kendaraan dan muatan. Faktor manusia, khususnya kondisi fisik dan kesiapan driver, juga menjadi aspek penting yang harus diperhatikan.

Driver memiliki tanggung jawab besar selama berada di balik kemudi. Selain memastikan kendaraan dan muatan sampai ke tujuan, mereka juga harus menjaga keselamatan diri, pengguna jalan, kendaraan, serta kepercayaan pelanggan.

Karena itu, pemeriksaan kesehatan menjadi salah satu langkah penting sebelum driver menjalankan tugas. Apalagi, jam kerja panjang dan ritase tinggi dapat membuat driver lebih rentan mengalami kelelahan maupun gangguan kesehatan.

Perjalanan jarak jauh ataupun aktivitas pengiriman dalam kota dengan frekuensi tinggi dapat meningkatkan risiko sejumlah masalah kesehatan, seperti nyeri punggung dan leher, hipertensi, kolesterol tinggi, hingga diabetes. Kondisi tersebut berpotensi memengaruhi kemampuan driver saat bekerja jika tidak ditangani sejak dini.

“Kelelahan atau fatigue merupakan salah satu faktor yang dapat meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas. Kondisi tersebut dapat menurunkan konsentrasi, memperlambat waktu reaksi, mengurangi kemampuan mengambil keputusan, bahkan menyebabkan microsleep saat mengemudi. Karena itu, pemeriksaan kesehatan secara rutin, minimal satu kali dalam setahun, sangat penting untuk mendeteksi potensi gangguan kesehatan sejak dini,” ungkap Yos Dharmawan selaku Direktur Utama PT Tristar Transindo.

Kenali Tanda Kelelahan Sebelum Mengemudi

PIC Rumah Sehat Wahana Elvira Nova Sari menjelaskan, kondisi kelelahan sebenarnya dapat dikenali melalui sejumlah tanda. Driver perlu mewaspadai kondisi seperti mata terasa berat, sering menguap, sulit berkonsentrasi, tubuh lemas, sakit kepala, hingga kelopak mata sulit terbuka.

Tanda lainnya adalah kendaraan mulai keluar jalur dan refleks yang melambat. Jika kondisi tersebut muncul, tubuh membutuhkan waktu untuk beristirahat dan driver sebaiknya tidak memaksakan diri melanjutkan perjalanan.

Kesadaran untuk mengenali tanda-tanda kelelahan dinilai penting agar kondisi tersebut tidak berkembang menjadi risiko keselamatan yang lebih serius.

Melalui MCU, PT Tristar Transindo melakukan sejumlah pemeriksaan untuk mengetahui kondisi kesehatan dan kesiapan driver. Pemeriksaan tersebut meliputi tekanan darah, berat badan, gula darah, kolesterol, asam urat, fungsi penglihatan, pendengaran, serta pemeriksaan fisik umum sesuai kebutuhan operasional.

Hasil pemeriksaan tidak hanya digunakan sebagai data kesehatan. Perusahaan menjadikannya sebagai bahan evaluasi untuk menentukan langkah pencegahan serta program kesehatan yang sesuai dengan kebutuhan para driver.

Dalam pelaksanaannya, PT Tristar Transindo menggandeng Rumah Sehat Wahana yang didukung tenaga medis profesional dan berpengalaman. Kolaborasi tersebut mencakup pemeriksaan kesehatan sekaligus edukasi dan rekomendasi tindak lanjut bagi para driver.

Berita Terkait