WMS Dorong Regenerasi Pebalap Muda Lewat AHDC 2026
Ajang Astra Honda Dream Cup (AHDC) 2026 kembali menjadi wadah bagi pebalap muda untuk mengasah kemampuan di lintasan. Memasuki seri kedua, kompetisi yang digelar PT Astra Honda Motor (AHM) itu berlangsung di Sirkuit GOR Satria, Purwokerto, Jawa Tengah, pada 15–16 Agustus 2026.
fin.co.id - Ajang Astra Honda Dream Cup (AHDC) 2026 kembali menjadi wadah bagi pebalap muda untuk mengasah kemampuan di lintasan. Memasuki seri kedua, kompetisi yang digelar PT Astra Honda Motor (AHM) itu berlangsung di Sirkuit GOR Satria, Purwokerto, Jawa Tengah, pada 15–16 Agustus 2026.
Persaingan di ajang tersebut turut melibatkan PT Wahana Makmur Sejati (WMS), Main Dealer sepeda motor Honda untuk wilayah Jakarta dan Tangerang. WMS menurunkan tiga pebalap satelit pada kelas Honda Vario EVO 160 STD Pemula, yakni #284 Zulfahmi, #144 Andi Mutsana, dan #777 Adiyatna Dinis Putra.
Kehadiran ketiganya menjadi bagian dari dukungan WMS terhadap pembinaan pebalap muda. Melalui kompetisi dengan tingkat persaingan yang tinggi, para rider diharapkan dapat memperoleh pengalaman sekaligus meningkatkan kemampuan mereka.
“Kami melihat AHDC sebagai ruang yang penting bagi pebalap muda untuk mendapatkan pengalaman berkompetisi dan terus mengembangkan kemampuannya. WMS ingin turut memberikan kesempatan kepada talenta-talenta muda agar berani tampil, belajar dari setiap balapan, dan memiliki bekal untuk melangkah ke jenjang yang lebih tinggi,” ujar Division Head of Marketing Planning & Analyst PT Wahana Makmur Sejati, Andra Friandana.
AHDC 2026 sendiri digelar dalam tiga seri di sejumlah wilayah Indonesia. Seri pembuka berlangsung di Sirkuit Bukit Paseur, Tasikmalaya, Jawa Barat, pada 24 Mei 2026. Setelah Purwokerto, seri ketiga dijadwalkan berlangsung di Palopo, Sulawesi Selatan, pada 15 November 2026.
Pada seri kedua di Purwokerto, kelas Honda Vario EVO 160 STD Pemula diikuti 11 pebalap dari berbagai daerah. Tiga pebalap yang mendapat dukungan WMS turut berusaha menampilkan performa terbaik sepanjang balapan.
Meski belum mampu membawa pulang podium, keikutsertaan dalam kompetisi tersebut tetap menjadi pengalaman penting. Jam terbang di lintasan menjadi bagian dari proses evaluasi bagi para pebalap untuk memahami aspek teknis sekaligus meningkatkan kemampuan menghadapi persaingan.
Bagian dari Jalur Pembinaan Pebalap Honda
AHDC tidak hanya menjadi arena untuk memperebutkan hasil balapan, tetapi juga bagian dari ekosistem pembinaan pebalap Honda di Indonesia. Kompetisi tersebut membuka peluang bagi talenta muda untuk terus berkembang melalui tahapan pembinaan yang lebih tinggi.
Program seperti Astra Honda Racing School (AHRS) menjadi salah satu bagian dari proses tersebut. Pebalap yang berkembang kemudian memiliki kesempatan untuk melanjutkan perjalanan karier bersama Astra Honda Racing Team (AHRT).
Baca Juga
Sistem pembinaan secara berjenjang memungkinkan pebalap mengembangkan kemampuan secara bertahap. Mulai dari mendapatkan pengalaman kompetisi, meningkatkan keterampilan teknis, hingga mempersiapkan diri menghadapi persaingan pada level balap yang lebih tinggi.
Bagi WMS, keterlibatan dalam AHDC menjadi salah satu bentuk dukungan terhadap keberlangsungan ekosistem sepeda motor Honda, khususnya dalam bidang olahraga balap dan regenerasi pebalap.
Tak Hanya Balapan
Keseruan AHDC 2026 seri kedua tidak hanya berlangsung di lintasan. Sejumlah aktivitas turut disiapkan untuk memberikan pengalaman berbeda bagi pengunjung yang hadir di Sirkuit GOR Satria.
Rangkaian kegiatan tersebut antara lain Honda Exhibition, community gathering, city rolling, riding test, serta talkshow bersama pebalap. Berbagai hiburan juga disajikan, termasuk live music performance, kompetisi Mobile Legends, dan kontes foto.