THE 1O1 Jakarta Sedayu Darmawangsa Rayakan HUT ke-81 RI Lewat Fashion Show Inklusif dan Kolaborasi UMKM Berkelanjutan
THE 1O1 Jakarta Sedayu Darmawangsa rayakan HUT ke-81 RI lewat fashion show inklusif, dukungan UMKM lokal, dan kegiatan berkelanjutan.
fin.co.id - Semangat kemerdekaan tidak hanya dirayakan melalui seremoni, tetapi juga melalui kesempatan untuk berkarya, berpartisipasi, dan tumbuh bersama. Memaknai HUT ke-81 Republik Indonesia dengan semangat tersebut, THE 1O1 Jakarta Sedayu Darmawangsa berkolaborasi dengan Edith House, POTADS Community (Persatuan Orang Tua Anak dengan Down Syndrome), dan Madda Craft 1432 dalam sebuah kegiatan bertajuk “Celebrate Creativity and Inclusion.”
Mengusung semangat “merayakan kreativitas yang tidak mengenal batas,” kegiatan ini menghadirkan rangkaian fashion show dengan anak-anak dari POTADS Community sebagai model, karya fesyen dari desainer lokal Edith House, serta produk berkelanjutan dari Madda Craft 1432. Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan table manner bagi anak-anak dan pendamping POTADS Community di Dwangsa9 Indonesian Restaurant.
Kolaborasi ini menjadi bentuk komitmen THE 1O1 Jakarta Sedayu Darmawangsa dalam menghadirkan pengalaman hospitality yang tidak hanya berorientasi pada pelayanan, tetapi juga menciptakan ruang bagi inklusivitas, pemberdayaan UMKM lokal, kreativitas, dan kepedulian terhadap lingkungan.
Ketika Fashion Menjadi Ruang untuk Inklusi
Salah satu rangkaian utama “Celebrate Creativity and Inclusion” adalah fashion show yang menghadirkan anak-anak dari POTADS Community sebagai model.
Dari 30 anak yang mendaftarkan diri, sebanyak 10 anak terpilih untuk berpartisipasi dalam fashion show. Mengenakan karya Edith House, para peserta berjalan di area lobby THE 1O1 Jakarta Sedayu Darmawangsa dengan penuh antusias dan percaya diri.
Lebih dari sekadar pertunjukan busana, fashion show ini menjadi sebuah ruang pengalaman bagi anak-anak untuk tampil di depan publik, mengekspresikan diri, serta membangun rasa percaya diri.
Bagi POTADS Community, kesempatan tersebut juga menjadi pengalaman baru yang dapat dinikmati bersama anak-anak dan keluarga mereka.
Ibu Rani Rosdayantika, Pengurus POTADS Indonesia, menyampaikan:
“Kami sangat mengapresiasi kesempatan yang diberikan kepada anak-anak POTADS untuk terlibat dalam kegiatan ini. Bagi mereka, kesempatan untuk tampil dan mendapatkan pengalaman seperti fashion show merupakan sesuatu yang sangat berarti. Kami berharap kolaborasi seperti ini dapat terus berkembang, karena inklusivitas bukan hanya tentang memberikan kesempatan, tetapi juga tentang menciptakan ruang di mana anak-anak dapat merasa diterima, dihargai, dan percaya diri.”
Mengangkat Karya Lokal melalui Fashion Berkelanjutan
Baca Juga
Fashion show ini semakin bermakna dengan hadirnya karya Edith House, desainer lokal yang mengembangkan busana menggunakan teknik eco printing.
Teknik tersebut memanfaatkan bentuk dan pigmen warna alami dari tumbuhan untuk menciptakan motif pada kain. Salah satu material alami yang digunakan adalah kayu secang, yang dapat menghasilkan warna dengan nuansa merah hingga oranye.
Pendekatan tersebut memberikan karakter unik pada setiap karya sekaligus memperlihatkan bagaimana kreativitas fesyen dapat berjalan berdampingan dengan pemanfaatan material alami dan kekayaan lokal Indonesia.
Ibu Edita Rianti Anastasia, Founder & Director Edith House , mengatakan: