Perdana Menteri Kanada Kecam Tarif Trump, Siap Balas Dollar-for-Dollar
Perdana Menteri Kanada Mark Carney mengecam tarif baru Amerika Serikat setelah perundingan dagang kedua negara gagal mencapai kesepakatan. Kanada
David Eby, Perdana Menteri British Columbia, memperingatkan bahwa tuntutan Amerika Serikat terkait kebijakan perdagangan Kanada dapat mengurangi kemandirian ekonomi negara tersebut.
Sementara itu, Perdana Menteri Quebec Christine Fréchette memperingatkan bahwa tarif baru tersebut berpotensi menyebabkan hilangnya lapangan pekerjaan.
Tidak semua pihak hanya menginginkan konfrontasi. Perdana Menteri Alberta Danielle Smith menyerukan agar kedua negara kembali ke meja perundingan.
Perang Dagang Bisa Berdampak ke Konsumen
Tarif merupakan pajak yang dikenakan terhadap barang impor. Dalam praktiknya, biaya tersebut dapat diteruskan kepada perusahaan atau konsumen melalui kenaikan harga.
Pemerintahan Trump selama ini berpendapat bahwa tarif dapat membantu industri Amerika Serikat, mendorong produksi dalam negeri dan menciptakan lapangan pekerjaan.
Namun, para pengkritik kebijakan tarif menilai bea masuk yang tinggi dapat meningkatkan biaya bagi perusahaan dan konsumen serta mengganggu rantai pasok.
Dampaknya menjadi semakin penting dalam hubungan Kanada dan Amerika Serikat karena kedua negara memiliki perdagangan lintas batas dalam skala sangat besar.
Perselisihan tarif juga dapat membuat perusahaan menunda investasi atau mencari pemasok dari negara lain untuk mengurangi risiko akibat perubahan kebijakan perdagangan.
Masa Depan Perdagangan Amerika Utara Dipertanyakan
Kegagalan perundingan Kanada dan Amerika Serikat juga menimbulkan pertanyaan mengenai masa depan hubungan perdagangan Amerika Utara.
Kanada, Amerika Serikat dan Meksiko terikat dalam United States-Mexico-Canada Agreement atau USMCA. Perjanjian tersebut menggantikan North American Free Trade Agreement yang sebelumnya berlaku sejak 1994.
Baca Juga
USMCA menjadi dasar penting bagi perdagangan antara ketiga negara. Nilai perdagangan trilateral yang ditopang perjanjian tersebut mencapai sekitar 1,6 triliun dolar AS setiap tahun.
Kanada dan Meksiko sebelumnya telah meminta agar USMCA diperpanjang selama 16 tahun. Namun, Amerika Serikat menolak memperbarui perjanjian tersebut dalam bentuk yang sekarang.
Carney mengakui kegagalan perundingan terbaru bukan kabar baik bagi masa depan perjanjian perdagangan Amerika Utara.