Internasional . 23/08/2026, 08:42 WIB
Meski demikian, kejadian ini kembali memperlihatkan potensi bahaya perangkat elektronik yang menggunakan baterai lithium-ion ketika mengalami kerusakan atau kondisi tertentu.
Baterai jenis ini digunakan secara luas pada laptop, ponsel, tablet, kamera, power bank dan berbagai perangkat elektronik portabel lainnya.
Baterai lithium-ion bekerja dengan memindahkan ion lithium antara elektroda ketika baterai diisi dan digunakan. Teknologi tersebut memungkinkan perangkat memiliki kapasitas energi yang cukup besar dalam ukuran relatif kecil.
Namun, baterai lithium-ion juga dapat mengalami kondisi yang dikenal sebagai thermal runaway atau pelarian termal.
Dalam kondisi tersebut, kenaikan suhu di dalam sel baterai dapat memicu reaksi yang menghasilkan panas lebih lanjut. Jika tidak terkendali, proses tersebut dapat menyebabkan baterai mengeluarkan asap, terbakar, bahkan mengalami ledakan.
Federal Aviation Administration atau FAA menyebut baterai lithium dapat mengalami panas berlebih akibat berbagai faktor, termasuk kerusakan fisik, suhu tinggi, terkena air, pengisian berlebihan atau pengemasan yang tidak tepat.
Karena itulah perangkat elektronik dengan baterai lithium menjadi salah satu perhatian dalam keselamatan penerbangan.
Kebakaran baterai lithium memiliki karakteristik berbeda dibandingkan kebakaran biasa.
Salah satu masalah utamanya adalah sumber panas dapat berada di dalam sel baterai. Bahkan ketika api dari luar sudah terlihat padam, sel yang mengalami kerusakan masih dapat menghasilkan panas dan kembali terbakar.
Di dalam pesawat, situasi tersebut menjadi lebih berisiko karena ruang kabin terbatas dan jumlah penumpang cukup banyak.
Awak kabin juga harus menangani situasi tanpa mengganggu keselamatan penerbangan secara keseluruhan.
Karena itu, maskapai penerbangan memiliki prosedur khusus untuk menghadapi perangkat elektronik yang mengeluarkan asap atau mengalami kebakaran.
Network;
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media
Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210
Telephone: 021-2212-6982
E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id