Catatan Dahlan Iskan . 22/08/2026, 06:01 WIB
Sungguh Vela dibuat di era yang tepat: teknologi baterai sudah sangat maju dan harganya juga sudah jauh lebih murah. Harga baterai sekarang tinggal 25 persen dibanding ketika ada orang ingin Indonesia masuk ke mobil listrik di tahun 2010 lalu.
Saat ini tentu juga tidak akan ada lagi pejabat perizinan yang bertanya apakah mobil Vela harus ikut uji emisi.
Vela dibuat dalam keadaan yang sudah serba mendukung. Sudah serba paham apa itu kendaraan listrik. Entah di bidang perizinannya.
Di udara nanti Vela berkecepatan 250 km/jam. Mirip dengan kecepatan helikopter. Dugaan saya Vela memiliki masa depan yang sangat cerah. Apalagi lama-lama harganya akan kian turun. Siapa tahu kelak ada Vela yang hanya untuk dua orang. Bisa jadi kendaraan pribadi baru.
Meski tidak bisa memenuhi undangannya saya tetap salut pada putra-putra bangsa yang mendesain Vela. "Tahun depan sudah bisa terbang," ujar Donny.
Kalau belum bisa segera untuk kendaraan umum atau pribadi tapi bidang kesehatan bisa memanfaatkannya: ambulans terbang.
Vela adalah teknologi yang akan bisa jadi tuan rumah di rumahnya sendiri. Bila alam semesta mendukungnya –karena ada saja orang yang tidak lagi takut pada Tuhannya alam raya.(Dahlan Iskan)
Network;
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media
Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210
Telephone: 021-2212-6982
E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id