Utang AS Tembus US$40 Triliun, Dunia Mulai Khawatir
Utang nasional Amerika Serikat akhirnya menembus angka US$40 triliun. Jumlah yang sangat besar tersebut menjadi perhatian karena pertumbuhan utang berlangsung
Persoalan utang pemerintah mungkin terdengar jauh dari kehidupan sehari hari. Namun, dampaknya dapat terasa melalui biaya pinjaman.
Ketika tingkat bunga meningkat, biaya kredit rumah, kendaraan, kartu kredit, serta pinjaman usaha dapat ikut terdorong naik.
Perusahaan juga menghadapi biaya pembiayaan yang lebih mahal. Jika perusahaan harus mengeluarkan lebih banyak uang untuk membayar bunga, sebagian biaya tersebut dapat diteruskan kepada konsumen melalui harga barang dan jasa.
Dengan demikian, persoalan utang pemerintah pada akhirnya dapat menemukan jalannya menuju perekonomian rumah tangga.
Bagi negara lain, dampaknya juga dapat muncul melalui perubahan pasar keuangan, nilai tukar, arus modal, dan biaya pinjaman.
Amerika Masih Memiliki Waktu Untuk Bertindak
Angka US$40 triliun seharusnya tidak langsung dianggap sebagai tanda bahwa ekonomi Amerika akan segera runtuh.
Yang lebih tepat, angka tersebut merupakan peringatan mengenai arah kebijakan fiskal Amerika.
Selama pertumbuhan ekonomi mampu menghasilkan penerimaan yang cukup dan investor masih bersedia membeli surat utang pemerintah, Amerika masih memiliki ruang untuk mengelola kewajibannya.
Namun, ruang tersebut tidak tidak terbatas.
Pemerintah pada akhirnya harus menghadapi pilihan sulit, mulai dari meningkatkan penerimaan pajak, mengurangi pengeluaran, melakukan reformasi program pemerintah, atau mencari kombinasi kebijakan lainnya.
Baca Juga
CBO memperkirakan rasio utang federal terhadap ukuran ekonomi akan terus meningkat dalam jangka panjang. Dalam proyeksi 2025 sampai 2055, utang federal yang dipegang publik diperkirakan mencapai 156 persen dari produk domestik bruto pada 2055 jika kebijakan yang menjadi dasar proyeksi tetap berlaku.
Mengapa Angka US$40 Triliun Penting?
Angka tersebut menjadi penting bukan hanya karena besarannya, tetapi karena menunjukkan seberapa cepat kewajiban pemerintah Amerika berkembang.
Dua dekade lalu, angka US$40 triliun masih sulit dibayangkan. Kini angka tersebut telah menjadi kenyataan.