Internasional . 21/08/2026, 09:23 WIB
Situasi ini membuat persoalan utang Amerika menjadi perhatian investor global. Bukan berarti Amerika akan langsung mengalami krisis, tetapi semakin besar utang, semakin besar pula tantangan yang harus dihadapi ketika kondisi ekonomi memburuk.
Salah satu alasan angka US$40 triliun begitu mengkhawatirkan adalah biaya untuk mempertahankan utang tersebut.
Utang tidak hanya harus dibayar kembali. Pemerintah juga harus membayar bunga kepada pemegang surat utang.
Ketika tingkat bunga tinggi, biaya tersebut dapat meningkat dengan cepat. Artinya, sebagian penerimaan pemerintah yang seharusnya dapat digunakan untuk pembangunan, program sosial, pertahanan, atau kebutuhan lainnya harus dialihkan untuk membayar bunga.
CBO sebelumnya memperingatkan bahwa meningkatnya utang dan biaya bunga dapat membatasi kemampuan pemerintah dalam menghadapi krisis pada masa mendatang. Dalam proyeksi jangka panjang, rasio utang yang terus meningkat juga berpotensi menekan pertumbuhan ekonomi.
Inilah yang membuat masalah utang berbeda dengan sekadar melihat angka nominal. US$40 triliun memang sangat besar, tetapi yang lebih penting adalah apakah perekonomian Amerika mampu terus menghasilkan penerimaan yang cukup untuk membiayai kewajiban tersebut.
Belum tentu.
Amerika masih memiliki sejumlah keunggulan yang membuat situasinya berbeda dengan negara yang mengalami krisis utang biasa. Perekonomiannya sangat besar, pasar keuangannya dalam, dan dolar memiliki posisi penting dalam sistem keuangan internasional.
Namun, keunggulan tersebut bukan berarti pemerintah Amerika dapat terus menambah utang tanpa konsekuensi.
CBO memproyeksikan defisit federal tetap besar dalam satu dekade mendatang. Dalam proyeksi 2026 sampai 2036, defisit diperkirakan mencapai US$1,9 triliun pada 2026 dan meningkat menjadi US$3,1 triliun pada 2036.
Jika pendapatan negara tidak mampu mengejar pertumbuhan belanja, pemerintah akan terus membutuhkan pembiayaan baru.
Masalahnya adalah semakin besar utang, semakin besar pula sensitivitas anggaran terhadap perubahan suku bunga.
Network;
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media
Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210
Telephone: 021-2212-6982
E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id