Mengenal Lebih Dekat Hyundai Ioniq 5 yang Baru Dibeli Influencer Aa Juju tapi Sudah Rusak
Hyundai Ioniq 5 menjadi sorotan setelah influencer sekaligus food vlogger Aa Juju mengungkap pengalaman kurang menyenangkan setelah membeli mobil listrik tersebut secara tunai.
fin.co.id - Hyundai Ioniq 5 menjadi sorotan setelah influencer sekaligus food vlogger Aa Juju mengungkap pengalaman kurang menyenangkan setelah membeli mobil listrik tersebut secara tunai. Kendaraan yang disebut baru belum lama digunakan itu mengalami sejumlah persoalan, mulai dari tidak bisa menggunakan fast charging, tiba-tiba tidak dapat dinyalakan, hingga gangguan pada head unit.
Salah satu masalah yang paling banyak diperbincangkan adalah penggunaan mobil saat parkir paralel. Aa Juju mengaku sejak sebelum membeli kendaraan sudah menyampaikan kebutuhan tersebut kepada tenaga penjual. Namun, setelah mobil digunakan, dia justru mengaku mengalami masalah yang kemudian membuatnya kecewa dengan kendaraan dan layanan purnajual.
Keluhan Aa Juju tersebut viral di media sosial. Hyundai Motors Indonesia (HMID) kemudian menyampaikan permohonan maaf dan mengatakan pihaknya sedang melakukan penanganan serta penelusuran secara menyeluruh terhadap persoalan yang dikeluhkan pelanggan.
Lantas, seperti apa sebenarnya Hyundai Ioniq 5 yang dibeli Aa Juju?
Mobil Listrik Produksi Indonesia
Hyundai Ioniq 5 merupakan mobil listrik murni yang menggunakan baterai sebagai sumber tenaga utama. Di Indonesia, model ini menjadi salah satu kendaraan listrik yang diproduksi secara lokal.
Mobil tersebut dibangun menggunakan Electric-Global Modular Platform (E-GMP), platform khusus kendaraan listrik Hyundai yang dirancang untuk memberikan ruang kabin luas, performa tinggi serta mendukung teknologi pengisian daya cepat.
Ioniq 5 juga memiliki desain yang cukup berbeda dibandingkan mobil konvensional Hyundai. Bentuk eksteriornya mengusung pendekatan futuristis dengan garis desain tegas, sementara bagian interior dibuat dengan konsep ruang yang lapang.
Menggunakan Motor Listrik dan Penggerak Roda Belakang
Baca Juga
Untuk spesifikasi yang tercantum dalam brosur Hyundai Indonesia, Ioniq 5 menggunakan motor listrik Permanent Magnet Synchronous Motor (PMSM) dengan konfigurasi penggerak roda belakang atau Rear Wheel Drive (RWD).
Terdapat pilihan baterai 58 kWh dan 72,6 kWh pada lini Ioniq 5 yang dipasarkan di Indonesia. Varian Standard Range menghasilkan tenaga maksimum 170 PS dan torsi 350 Nm, sedangkan Long Range mampu menghasilkan tenaga hingga 217 PS dengan torsi maksimum 350 Nm.
Perlu dicatat, spesifikasi dan pilihan varian dapat berubah sesuai tahun produksi maupun pembaruan model.
Jarak Tempuh hingga Ratusan Kilometer
Kapasitas baterai yang berbeda membuat kemampuan jelajah Ioniq 5 juga berbeda.