Ragam

Realisasi Investasi Banten Semester I 2026 Capai Rp66,3 Triliun, Serap 109 Ribu Tenaga Kerja

Investasi Banten Semester I 2026 mencapai Rp66,3 triliun dan menyerap 109.165 tenaga kerja dari 73.409 proyek.

Realisasi Investasi Banten Semester I 2026 Capai Rp66,3 Triliun, Serap 109 Ribu Tenaga Kerja
Investasi Banten Semester I 2026 mencapai Rp66,3 triliun dan menyerap 109.165 tenaga kerja dari 73.409 proyek.

"Kami akan terus memperkuat pelayanan perizinan yang cepat, mudah, transparan, serta memberikan kepastian bagi para pelaku usaha agar target investasi tahun ini dapat tercapai," katanya.

Dari total realisasi investasi tersebut juga berhasil menyerap 109.165 tenaga kerja, terdiri atas 107.194 tenaga kerja Indonesia (TKI) dan 1.971 tenaga kerja asing (TKA), dengan total 73.409 proyek investasi.

Virgojanti menuturkan, tingginya penyerapan tenaga kerja menunjukkan bahwa investasi yang masuk tidak hanya meningkatkan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga memberikan dampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat melalui penciptaan lapangan kerja.

"Kami ingin memastikan investasi yang masuk benar-benar berkualitas, mampu menciptakan nilai tambah, membuka lapangan kerja, serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif di seluruh wilayah Banten," imbuhnya.

Selanjutnya, Virgojanti menyampaikan investasi yang masuk di Provinsi Banten harus menghasilkan multiplier effect bagi masyarakat, terutama melalui penciptaan kesempatan kerja, peningkatan keterampilan tenaga kerja, kemitraan dengan UMKM, penguatan rantai pasok lokal, transfer teknologi, serta pertumbuhan ekonomi daerah.

"Kami terus mendorong investasi yang tidak hanya besar dari sisi nilai, tetapi juga berkualitas, berkelanjutan, inklusif, dan memberikan dampak nyata terhadap penyerapan tenaga kerja dan kesejahteraan masyarakat Banten," jelasnya.

Lebih lanjut, Virgojanti menuturkan investasi yang tumbuh harus semakin mampu menciptakan lapangan kerja, sedangkan tenaga kerja Banten harus kita siapkan agar memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan industri.

"Pemprov Banten memperkuat link and match pendidikan dengan industri, pelatihan dan sertifikasi tenaga kerja, informasi pasar kerja, serta mendorong investasi berkualitas yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat," pungkasnya.

Berita Terkait