Ragam

Percepat Pendalaman Pasar Bulion Nasional, Indonesia Kini Punya Indonesia Bullion Market Association (IBMA)

Pembentukan IBMA memperkuat ekosistem bullion Indonesia dan mendorong pasar emas nasional yang kredibel, transparan, serta berdaya saing global.

Percepat Pendalaman Pasar Bulion Nasional, Indonesia Kini Punya Indonesia Bullion Market Association (IBMA)
Menteri Koordinator Perekonomian RI Airlangga Hartarto (tengah) meresmikan berdirinya Indonesia Bulliion Market Association bersama Direktur Utama PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk Anggoro Eko Cahyo (kiri) dan Ketua Indonesia Bullion Market Association (IBMA) Selfie Dewiyanti (kanan) di Jakarta disaksikan. Peresmian dihadiri seluruh pimpinan perusahaan anggota IBMA seperti Pegadaian, BSI, Antam, Hartadinata, UBS Gold, Amman, Galeri 24, ICDX, BRINKS, Setral Kreasi Kencana (SKK), Laku Emas Indonesia, Central Mega Kencana.

Melalui penguatan ekosistem bullion yang terintegrasi dan berdaya saing global, seluruh anggota IBMA berkomitmen mengoptimalkan potensi emas nasional untuk mendukung stabilitas sistem keuangan dan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Pengembangan produk bullion, penguatan sinergi dengan sektor keuangan syariah, kemudahan berusaha, serta peningkatan literasi masyarakat akan terus didorong guna memperluas basis investor sekaligus meningkatkan pemanfaatan emas dalam sistem keuangan nasional.

Pembentukan IBMA sekaligus menandai keseriusan seluruh pemangku kepentingan untuk bersama-sama mengidentifikasi peluang, menjawab tantangan, dan memperkuat arah kebijakan yang diperlukan dalam membangun rantai nilai emas nasional dari hulu hingga hilir. Melalui kolaborasi tersebut, Indonesia diharapkan mampu mengembangkan inovasi produk keuangan dan perdagangan berbasis emas yang inklusif, transparan, dan berkelanjutan, sehingga potensi emas nasional tidak hanya menjadi aset komoditas, tetapi juga menjadi salah satu penggerak hilirisasi, penguatan sistem keuangan, dan pertumbuhan ekonomi nasional.

Berita Terkait