Internasional

Es Laut Menghilang, Paus Sirip dan Bungkuk Kini Ramai-ramai Datang ke Greenland

Perubahan kondisi laut di sekitar Greenland mulai memperlihatkan dampak yang mencolok terhadap kehidupan laut. Menghilangnya es laut akibat meningkatnya suhu

Es Laut Menghilang, Paus Sirip dan Bungkuk Kini Ramai-ramai Datang ke Greenland
Paus Raksasa dan Paus Bungkuk Pindah ke Greenland, Image: DALL·E 3

Dengan demikian, perubahan iklim menciptakan kondisi yang memungkinkan sebagian spesies memanfaatkan wilayah baru. Paus yang sebelumnya terhalang oleh es kini dapat masuk lebih jauh ke kawasan pesisir dan menemukan sumber makanan yang melimpah.

Tidak Semua Hewan Arktik Diuntungkan

Kedatangan paus besar ke Greenland tidak berarti perubahan iklim membawa keuntungan bagi seluruh ekosistem.

Para ilmuwan justru memperingatkan bahwa spesies yang telah lama beradaptasi dengan lingkungan Arktik dapat menghadapi tekanan baru.

Narwhal dan beluga, misalnya, harus berbagi habitat dengan paus-paus yang semakin sering memasuki kawasan tersebut. Dalam beberapa kondisi, perubahan ini bahkan dapat menyebabkan spesies Arktik kehilangan atau terusir dari sebagian habitatnya.

Kondisi tersebut memperlihatkan bahwa perubahan iklim tidak memberikan dampak yang sama kepada semua spesies. Hewan yang mampu bergerak mengikuti sumber makanan baru mungkin memperoleh keuntungan, sedangkan spesies yang bergantung pada kondisi habitat tertentu dapat menghadapi masalah.

Greenland Sedang Mengalami Pergeseran Ekologi

Para peneliti menggambarkan perubahan di Greenland Timur sebagai salah satu pergeseran ekologi paling drastis yang terlihat di kawasan subarktik.

Fenomena ini juga menjadi contoh bagaimana pemanasan laut dapat mengubah distribusi hewan dalam skala besar. Ketika kondisi lingkungan berubah, batas geografis yang selama ini membatasi suatu spesies dapat ikut berubah.

Dalam kasus Greenland, berkurangnya es laut membuka jalur baru bagi paus besar. Pada saat yang sama, perubahan suhu dan ketersediaan makanan membuat kawasan tersebut semakin menarik bagi hewan-hewan tersebut.

Namun, para ilmuwan masih belum dapat memastikan apakah peningkatan jumlah paus di Greenland Timur berarti populasi global mereka bertambah atau hanya menunjukkan perpindahan dari wilayah lain.

Pertanyaan tersebut penting karena peningkatan penampakan paus di suatu kawasan tidak selalu berarti jumlah total spesies tersebut di dunia mengalami pertumbuhan.

Perubahan Iklim Mengubah Peta Kehidupan Laut

Fenomena paus di Greenland memberikan gambaran nyata mengenai bagaimana perubahan iklim dapat mengubah distribusi kehidupan laut.

Es yang menghilang memang membuka peluang bagi paus sirip dan paus bungkuk untuk masuk ke wilayah baru. Akan tetapi, perubahan tersebut sekaligus meningkatkan persaingan ruang dan makanan dengan spesies Arktik yang sudah lebih dulu menempati kawasan tersebut.

Berita Terkait