Lifestyle

Manfaat Sinar Matahari untuk Turunkan Darah Tinggi

Tekanan darah tinggi atau hipertensi sering dikaitkan dengan pola makan, berat badan, aktivitas fisik, stres, dan faktor keturunan. Namun, ada satu kebiasaan

Manfaat Sinar Matahari untuk Turunkan Darah Tinggi
Berjemur Matahari Pagi, Ilustrasi: Copilot

Berjalan kaki pada pagi atau sore hari, misalnya, membuat tubuh mendapatkan aktivitas fisik sekaligus paparan cahaya alami. Aktivitas fisik secara rutin sudah diketahui memiliki manfaat terhadap tekanan darah.

Olahraga dengan intensitas ringan hingga sedang dapat membantu menjaga berat badan, meningkatkan kebugaran jantung, dan mendukung fungsi pembuluh darah. Karena itu, berjalan santai di luar ruangan dapat menjadi kebiasaan yang lebih bermanfaat dibandingkan hanya duduk atau berbaring di bawah sinar matahari.

Sinar Matahari Tidak Boleh Dijadikan Pengganti Obat

Hal penting yang perlu dipahami adalah sinar matahari bukan terapi utama untuk hipertensi.

Jika seseorang sudah mendapatkan resep obat untuk mengendalikan tekanan darah, obat tersebut tidak boleh dihentikan atau dikurangi hanya karena rutin berjemur. Hipertensi dapat berlangsung tanpa gejala, tetapi tetap meningkatkan risiko penyakit jantung, stroke, gangguan ginjal, dan masalah kesehatan lainnya.

Pengendalian tekanan darah tetap membutuhkan pendekatan yang lebih menyeluruh, termasuk mengurangi konsumsi garam, menjaga berat badan, aktif bergerak, berhenti merokok, membatasi alkohol, tidur cukup, serta mengikuti pengobatan sesuai anjuran tenaga medis.

Bagaimana Mendapatkan Paparan Matahari dengan Aman

Mendapatkan sinar matahari tidak berarti harus berjemur dalam waktu lama hingga kulit terasa terbakar.

Kebutuhan paparan sinar matahari berbeda-beda berdasarkan warna kulit, lokasi geografis, musim, waktu, usia, dan kondisi kesehatan. Paparan berlebihan terhadap radiasi ultraviolet dapat meningkatkan risiko kerusakan kulit dan kanker kulit.

Karena itu, lebih aman menjadikan aktivitas luar ruangan sebagai bagian dari rutinitas. Misalnya, berjalan kaki di luar rumah pada waktu yang tidak terlalu terik sambil tetap memperhatikan perlindungan kulit.

Gunakan pakaian pelindung, topi, atau tabir surya ketika paparan ultraviolet cukup tinggi. Hindari sengaja membuat kulit terbakar dengan tujuan menurunkan tekanan darah.

Perhatikan Tekanan Darah Secara Rutin

Jika tujuan utamanya adalah mengendalikan hipertensi, pengukuran tekanan darah tetap jauh lebih penting daripada mengandalkan sensasi tubuh setelah berjemur.

Tekanan darah dapat berubah akibat aktivitas, stres, kurang tidur, konsumsi kafein, obat-obatan, dan kondisi tubuh pada saat pengukuran. Karena itu, hasil pengukuran sebaiknya dicatat secara rutin agar perubahan tekanan darah dapat diketahui.

Seseorang yang memiliki tekanan darah tinggi juga sebaiknya berkonsultasi dengan tenaga kesehatan untuk menentukan target tekanan darah dan strategi pengendalian yang sesuai dengan kondisi masing-masing.

Berita Terkait