Catatan Dahlan Iskan . 17/08/2026, 05:58 WIB
Alwin Cipto Ciputra ternyata memang sudah lama bergerak di bisnis tambang. Sedang Norman selama ini dikenal sebagai penerus perusahaan pengirim barang yang dirintis bapaknya: RPX-FedEx yang terkenal itu. Maka Norman dan Alwin kini berada di lingkaran Haji Isam. Peta penguasaan tambang batu bara pun berubah drastis.
Saya pernah berkunjung ke PT Bayan. Naik speed boat berjam-jam. Ternyata Datul Low sedang di lokasi. Saya pun bisa ngobrol dan makan malam bersamanya. Pulangnya saya boleh nunut helikopternya Datuk Low.
Tentu saya juga sempat melihat-lihat kebun binatang kesayangan Datuk di pedalaman Kaltim. Datuk sendiri yang jadi tour guide-nya.
Mungkin banyak yang kasihan kepada Datuk: bisnis bersejarahnya berakhir di zaman pemerintahan Presiden Prabowo. Mungkin ada juga yang lebih kasihan kepada binatang-binatang langka di kebun binatangnya itu.
Yang jelas Datuk kelihatannya sudah merdeka di ultah kemerdekaan ke-81 Republik Indonesia hari ini. Dengan uang Rp300 triliun –hasil penjualan saham Bayannya– rasanya, hari ini, Datuk Low-lah yang paling merdeka di antara penduduk Republik Indonesia.
Network;
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media
Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210
Telephone: 021-2212-6982
E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id