Internasional . 14/08/2026, 19:04 WIB
Transshipment menjadi semakin penting dalam perdagangan global karena sebuah produk tidak selalu dibuat dan dikirim langsung dari negara produsen ke konsumen akhir.
Sebuah barang dapat diproduksi di satu negara, dikirim ke negara lain untuk diproses atau dikemas, kemudian diteruskan ke pasar tujuan.
Masalah muncul ketika perpindahan tersebut dilakukan terutama untuk menyembunyikan asal barang atau memperoleh keuntungan tarif secara tidak sah.
Dalam kasus yang dituduhkan Washington, AS mengatakan China menggunakan negara ketiga sebagai titik perhentian dan melakukan pengemasan ulang untuk menyamarkan asal produk.
Gedung Putih menggambarkan praktik tersebut sebagai jaringan transshipment yang semakin luas dan kompleks.
AS juga mengatakan telah menggunakan teknologi kecerdasan buatan untuk membantu mendeteksi upaya penghindaran tarif melalui pola perdagangan dan jalur pengiriman.
Daftar yang disebut AS menjadi perhatian karena mencakup sejumlah negara yang memiliki hubungan perdagangan besar dengan Washington.
Kanada dan Meksiko memiliki hubungan ekonomi yang sangat erat dengan Amerika Serikat. Sementara itu, India, Jepang, dan Korea Selatan juga merupakan bagian penting dari rantai pasok industri global.
Keterhubungan tersebut membuat perubahan jalur perdagangan China dapat berdampak lebih luas.
Ketika perusahaan memindahkan produksi atau pengiriman melalui negara ketiga, data perdagangan antarnegara dapat berubah meskipun konsumen akhirnya tetap berada di Amerika Serikat.
Karena itu, Washington kini tidak hanya mengawasi barang yang datang langsung dari China. Jalur perdagangan melalui negara lain juga menjadi perhatian dalam kebijakan tarif AS.
Laporan tersebut muncul ketika hubungan perdagangan Amerika Serikat dan China kembali memasuki periode sensitif.
Network;
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media
Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210
Telephone: 021-2212-6982
E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id