Bamsoet Apresiasi Capaian Pemerintahan Presiden Prabowo, Dari Swasembada Pangan hingga Reformasi Besar BUMN
Bambang Soesatyo (Bamsoet), mengapresiasi capaian pemerintahan Presiden Prabowo Subianto yang dipaparkan dalam Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI-DPD RI.
Presiden mengungkapkan pemerintah telah menutup 290 BUMN sebagai bagian dari restrukturisasi dan menargetkan jumlah BUMN paling banyak 300 perusahaan pada 31 Desember 2026.
Restrukturisasi tersebut disebut telah menghasilkan penghematan biaya overhead sekitar Rp 50 triliun, antara lain dari pengurangan biaya gaji direksi dan komisaris, sewa gedung, kendaraan, serta perjalanan dinas.
Di sisi lain, dividen BUMN kepada negara pada 2025 mencapai Rp 142,3 triliun, meningkat 67 persen dibandingkan 2024.
“Reformasi BUMN merupakan langkah yang berani dan penting karena terlalu banyak perusahaan negara yang tidak produktif justru dapat membebani keuangan negara. BUMN harus diisi oleh perusahaan yang sehat, profesional, produktif dan mampu menciptakan nilai tambah. Namun, restrukturisasi juga harus dijalankan secara transparan, akuntabel dan profesional agar tujuan akhirnya benar-benar meningkatkan kontribusi BUMN terhadap perekonomian dan penerimaan negara,” pungkas Bamsoet. (*)