Desakan Mundur Kian Kencang! 6 Federasi Sepak Bola Arab Mati-matian Bela Presiden FIFA
Enam federasi sepak bola Arab menyatakan dukungan penuh kepada Gianni Infantino di tengah desakan mundur terkait rencana komersial FIFA.
fin.co.id - Presiden FIFA Gianni Infantino mendapat dukungan dari enam pimpinan federasi sepak bola nasional Arab di tengah tekanan yang mendorongnya mundur dari jabatannya. Dukungan tersebut muncul setelah rencana FIFA untuk menjual sebagian hak komersial kompetisi akhirnya batal akibat mendapat penolakan luas.
Presiden federasi sepak bola Qatar, Lebanon, Maroko, Sudan, Mesir, dan Mauritania menandatangani pernyataan bersama yang mendukung Infantino. Empat dari enam pimpinan federasi tersebut juga tercatat sebagai anggota Dewan FIFA.
Enam Federasi Arab Tegaskan Dukungan untuk Infantino
Para pimpinan federasi sepak bola dari enam negara Arab tersebut menyatakan dukungan penuh kepada Infantino. Mereka juga menegaskan kepercayaan terhadap kepemimpinan Infantino dan komitmennya dalam mengembangkan sepak bola secara global.
"Kami menyatakan dukungan penuh kami kepada Bapak Gianni Infantino, Presiden FIFA, dan menegaskan kembali kepercayaan kami terhadap kepemimpinan serta komitmen berkelanjutannya bagi pengembangan sepak bola di seluruh dunia," sebut pernyataan 6 federasi tersebut, seperti dikutip dari Anadolu, Kamis, 13 Agustus 2026.
Dukungan tersebut datang ketika posisi Infantino menghadapi tekanan dari sejumlah konfederasi sepak bola dunia. UEFA, Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC), dan Konfederasi Sepak Bola Amerika Utara, Tengah, dan Karibia (Concacaf) sebelumnya mendesak Infantino untuk mundur.
Ketiga konfederasi itu mewakili 136 dari total 211 asosiasi anggota FIFA. Mereka menuduh Infantino melakukan pelanggaran kepercayaan terkait rencana menarik investasi swasta ke dalam kompetisi FIFA, termasuk Piala Dunia.
Rencana Investasi FIFA Tuai Penolakan
Tekanan terhadap Infantino berkaitan dengan rencana komersial FIFA yang akhirnya batal. Rencana tersebut mengusulkan pengalihan hak komersial ke perusahaan terpisah serta penjualan 20 persen saham kepada investor swasta.
Melalui skema tersebut, FIFA menargetkan penggalangan dana sekitar 4,2 miliar dolar AS. Rencana itu juga menawarkan dana pengembangan sebesar 20 juta dolar AS untuk setiap asosiasi anggota dalam siklus pendanaan FIFA Forward berikutnya.
Nilai dana pengembangan tersebut bahkan berpotensi meningkat dua kali lipat apabila proposal mendapat persetujuan. Namun, rencana tersebut menghadapi penolakan luas dari berbagai konfederasi, asosiasi nasional, dan pemangku kepentingan sepak bola lainnya.
FIFA kemudian membatalkan rencana tersebut setelah penolakan dari berbagai pihak semakin meluas. Meski demikian, persoalan tersebut tetap memicu desakan terhadap Infantino untuk meninggalkan jabatannya.
Baca Juga
Infantino Masih Punya Dukungan Kuat
Di tengah tekanan tersebut, enam pimpinan federasi sepak bola Arab justru memuji kepemimpinan Infantino. Mereka menilai Infantino telah berupaya memperluas peluang di berbagai wilayah sekaligus memperkuat peran sepak bola sebagai sarana untuk menyatukan masyarakat.
"Kami berharap dapat melanjutkan kerja sama erat dengannya demi masa depan sepak bola dunia yang lebih kuat dan sejahtera," tambah mereka.