Ragam

Tinjau Jalan Kampung Buluh, Gubernur Andra Soni Pastikan Segara Dibangun Melalui Program Bang Andra

Gubernur Banten Andra Soni meninjau kondisi jalan di Kampung Buluh, Desa Cijaralang, Kecamatan Cimanggu, Kabupaten Pandeglang, Rabu, 12 Agustus 2026.

Tinjau Jalan Kampung Buluh, Gubernur Andra Soni Pastikan Segara Dibangun Melalui Program Bang Andra

fin.co.id - Gubernur Banten Andra Soni meninjau kondisi jalan di Kampung Buluh, Desa Cijaralang, Kecamatan Cimanggu, Kabupaten Pandeglang, Rabu, 12 Agustus 2026. Peninjauan tersebut dilakukan untuk menindaklanjuti aspirasi masyarakat terkait kondisi jalan yang memprihatinkan.

Andra Soni mengatakan, meski jalan tersebut berstatus jalan kabupaten atau jalan desa, pemerintah harus melihat kebutuhan masyarakat. Karena itu, Pemprov Banten akan menindaklanjuti pembangunan melalui Program Bangun Jalan Desa Sejahtera (Bang Andra).

“Saya tahu bahwa ini jalannya memang Jalan Kabupaten atau Jalan Desa, tapi saya tidak mau lihat itu Jalan Desa atau Jalan Kabupaten, tapi saya lihat bahwa masyarakatnya membutuhkan,” ungkap Andra.

Selanjutnya, Andra Soni menuturkan nantinya pembangunan jalan tersebut akan dilakukan pada perubahan APBD tahun anggaran 2026. Andra Soni menargetkan sekitar 700 meter hingga 1 kilometer dapat mulai dibangun pada Oktober-November 2026, dan akan dilanjutkan pada awal 2027. “Insya Allah Oktober-November 2026 akan kita bangun,” katanya.

Andra Soni meminta Dinas PUPR Provinsi Banten bersama kepala desa dan tokoh masyarakat menentukan titik prioritas, terutama tanjakan yang sulit dilalui saat musim hujan dan menghambat kendaraan pelayanan Makan Bergizi Gratis (MBG). Ia juga meminta tiga jembatan yang telah berusia puluhan tahun untuk diperhatikan dan diperbaiki bila diperlukan.

Selain jalan, pada kesempatan itu Andra Soni juga meminta drainase turut diperhatikan. Jalan direncanakan memiliki lebar minimal empat meter tersebut tidak boleh menutup saluran air di depan rumah masyarakat.

Andra Soni menegaskan pembangunan infrastruktur desa merupakan bagian dari upaya mengurangi disparitas infrastruktur sekaligus menerjemahkan Asta Cita Presiden untuk membangun dari desa dan dari bawah.

“Sebagai perwakilan Pak Presiden di daerah, saya harus menerjemahkan itu dengan membangun jalan desa,” ucapnya.

Selain itu, Andra Soni menyebutkan, pada 2025 Pemprov Banten membangun sekitar 71 kilometer jalan desa dengan konstruksi beton dan sekitar 407 kilometer jalan lingkungan. Namun, pembangunan masih perlu dilakukan secara bertahap mengingat luas wilayah dan jumlah penduduk Banten yang besar.

“Jumlah penduduknya juga banyak, hampir 13 juta. Jadi memang harus bersabar, harus pelan-pelan. Tapi perlahan kita kerjakan,” katanya.

Pada kesempatan itu Andra Soni meminta masyarakat dapat bersabar selama proses pembangunan, khususnya jalan beton yang membutuhkan waktu 28 hari untuk mengering agar memiliki daya tahan panjang. Sehingga diharapkan masyarakat juga dapat turut serta menjaga selama proses pembangunan tidak dilalui sementara.

“Beton itu perlu waktu untuk kering. 28 hari nggak boleh diinjek, ya, supaya tahan berpuluh-puluh tahun,” ujarnya.

Sementara, Kepala Desa Cijaralang Sa’i menyampaikan apresiasi atas kehadiran Gubernur Banten Andra Soni yang secara langsung datang ke Desa Cijaralang dan mendengarkan aspirasi masyarakat.

“Kebahagiaan bagi kami selaku masyarakat Desa Cijaralang. Harapan kami ini adalah bukan hanya mimpi. Mungkin kami dari tahun berapa sampai sekarang hanya mengangan-angankan ingin ada pemimpin yang duduk di desa kami, tapi ini sekelas Gubernur alhamdulillah, ini mungkin perdana, hanya Bapak yang bisa singgah di desa kami,” ujar Sa’i.

Selanjutnya, pihaknya berharap pembangunan jalan yang telah diusulkan masyarakat dapat segera direalisasikan, khususnya ruas Cikadu-Cengkok sepanjang sekitar 3.600 meter.

Berita Terkait