Internasional

Langka, Ratusan Tentara Israel Desak Militer Hentikan 'Terorisme Yahudi' di Tepi Barat!

Lebih dari 300 tentara cadangan Israel mendesak militer bertindak tegas terhadap kekerasan pemukim di Tepi Barat.

Langka, Ratusan Tentara Israel Desak Militer Hentikan 'Terorisme Yahudi' di Tepi Barat!
Ratusan tentara Israel mendesak militer bertindak tegas terhadap kekerasan pemukim di Tepi Barat.

Mayor (Cadangan) Aviad Homenir-Rosenblum, salah satu penandatangan petisi, mengatakan kepada surat kabar tersebut bahwa tentara berulang kali harus mempertaruhkan nyawa akibat meningkatnya kekerasan pemukim dan konfrontasi yang disengaja.

Ia juga menilai kondisi tersebut mencoreng reputasi Israel. Menurutnya, kegagalan militer dalam “menangani terorisme Yahudi hingga ke akarnya serta akibat keterlibatan tentara—khususnya personel pertahanan lokal—dalam insiden-insiden berbahaya semacam itu” turut menjadi persoalan.

Sementara itu, Kapten (Cadangan) Tom Ben-Hassi mengatakan peristiwa di Qusra bukan kejadian tunggal. Ia menilai insiden tersebut merupakan bagian dari pola yang lebih luas di Tepi Barat.

Ia mengatakan kelompok-kelompok pendudukan bersenjata “beroperasi dengan minim intervensi, sementara militer sering kali justru terlibat dalam melindungi tindakan kelompok minoritas ekstremis alih-alih menegakkan hukum.”

Ben-Hassi menilai kekerasan terhadap warga Palestina justru dapat meningkatkan risiko keamanan bagi berbagai pihak, termasuk tentara Israel.

“Kekerasan kriminal terhadap warga Palestina tidak meningkatkan keamanan. Hal itu justru membahayakan keselamatan tentara, memicu ketegangan di wilayah tersebut, dan merugikan keamanan semua pihak,” ujarnya.

Hingga laporan tersebut disampaikan, militer Israel belum memberikan komentar terkait petisi yang ditandatangani lebih dari 300 tentara cadangan tersebut.

Berita Terkait