Internasional

Kolombia Tetapkan Keadaan Darurat setelah Gempa Magnitudo 7,4

Kolombia menetapkan keadaan darurat setelah gempa bumi magnitudo 7,4 mengguncang wilayah barat negara tersebut dan menewaskan sedikitnya 180 orang

Kolombia Tetapkan Keadaan Darurat setelah Gempa Magnitudo 7,4
Ilustrasi Gempa Kolombia, Image: DALL·E 3

Layanan geologi Kolombia mencatat lebih dari 70 gempa susulan sejak gempa magnitudo 7,4 terjadi.

Dua gempa susulan bermagnitudo 3,6 juga tercatat pada Selasa pagi. Salah satunya terjadi di San Jose del Palmar dan satu lainnya berada di Santander.

Gempa susulan dapat menjadi ancaman serius bagi bangunan yang telah mengalami kerusakan akibat guncangan utama.

Bangunan yang terlihat masih berdiri belum tentu aman untuk ditempati. Kerusakan pada struktur bangunan dapat menyebabkan sebagian konstruksi runtuh ketika kembali mengalami guncangan.

Karena itu, masyarakat di sejumlah wilayah terdampak memilih berada di luar rumah sembari menunggu kondisi dinyatakan lebih aman.

Manizales Juga Mengalami Kerusakan

Selain Cali dan Pereira, Manizales juga mengalami dampak signifikan.

Wali kota Manizales Jorge Eduardo Rojas mengatakan lima orang meninggal dunia di kota tersebut.

Sekitar 60 bangunan dilaporkan mengalami kerusakan sebagian maupun seluruhnya.

Pemerintah setempat juga mengingatkan masyarakat agar tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi melalui media sosial.

Dalam situasi bencana, informasi palsu dapat menimbulkan kepanikan dan mengganggu proses penanganan. Masyarakat diminta mengikuti informasi resmi dari pemerintah dan lembaga terkait.

Bantuan Internasional Mulai Diberikan

Dampak gempa membuat sejumlah negara menawarkan bantuan kepada Kolombia.

Spanyol, Ekuador, Brasil, El Salvador, dan Venezuela termasuk negara yang menyampaikan dukungan terhadap upaya penanganan bencana.

Perserikatan Bangsa Bangsa juga menyatakan solidaritas kepada masyarakat dan pemerintah Kolombia.

Berita Terkait