Ragam

PLN Pinjamkan Aset hingga 30 Tahun, ITPLN Kejar Akreditasi Unggul dengan Membangun Kampus Terpadu

PLN pinjamkan aset di Duri Kosambi selama 30 tahun untuk pengembangan ITPLN, mendukung akreditasi unggul dan pembangunan kampus terpadu.

PLN Pinjamkan Aset hingga 30 Tahun, ITPLN Kejar Akreditasi Unggul dengan Membangun Kampus Terpadu
PLN pinjamkan aset di Duri Kosambi selama 30 tahun untuk pengembangan ITPLN, mendukung akreditasi unggul dan pembangunan kampus terpadu.

fin.co.id - PT PLN (Persero) meminjamkan aset berupa tanah dan bangunan kepada Yayasan Pendidikan dan Kesejahteraan (YPK) PLN untuk mendukung pengembangan Institut Teknologi PLN (ITPLN). Aset yang berada di Duri Kosambi, Cengkareng, Jakarta Barat tersebut dipinjamkan selama 30 tahun dan diarahkan untuk memperkuat sarana serta prasarana pendidikan guna menggenjot akreditasi unggul ITPLN.

Aset yang dipinjamkan mencakup tanah seluas lebih dari 3,6 hektare dan bangunan seluas lebih dari 1,9 hektare yang akan dikembangkan menjadi bagian dari kawasan kampus terpadu ITPLN.

Direktur Legal dan Human Capital PLN Nurlely Aman mengatakan kerja sama tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat ekosistem pendidikan di lingkungan PLN. Menurut dia, pengembangan aset harus berjalan beriringan dengan peningkatan kualitas pendidikan dan sumber daya manusia.

Ia menilai pemanfaatan aset PLN melalui kerja sama dengan YPK PLN dan ITPLN bukan sekadar persoalan penggunaan tanah dan bangunan. Kerja sama tersebut merupakan bagian dari upaya membangun fondasi pengembangan pendidikan di dalam ekosistem PLN.

Nurlely juga berharap pembangunan kampus ITPLN dapat menghasilkan talenta yang relevan dengan kebutuhan PLN. Program pendidikan, kata dia, perlu terus disesuaikan dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan industri ketenagalistrikan.

"Insan-insan yang dihasilkan di ITPLN itu bisa juga bermanfaat buat PLN langsung. PLN dengan tambahan kebutuhan yang lebih besar tentu membutuhkan human capital yang tidak biasa-biasa saja," ujar Lely dalam keterangannya, Senin, 10 Agustus 2026.

Dia mengatakan ekosistem PLN memiliki modal yang cukup lengkap untuk mendukung pengembangan ITPLN, mulai dari PLN, YPK PLN, ITPLN hingga Dana Pensiun PLN. Kolaborasi antar-entitas tersebut diharapkan menghilangkan pola kerja yang berjalan sendiri-sendiri.

Sementara itu, EVP General Affairs PLN Khaerullah mengatakan aset yang dipinjamkan kepada YPK PLN berada di Jalan Lingkar Luar Barat, Duri Kosambi, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat. Kerja sama pinjam pakai tersebut berlaku selama 30 tahun.

"Pinjam pakai aset PLN ini berupa tanah seluas lebih dari 3,6 hektare dan bangunan seluas lebih dari 1,9 hektare yang terletak di Duri Kosambi, Jakarta Barat, yang akan dilaksanakan selama 30 tahun," kata Khaerullah.

Menurut Khaerullah, kerja sama tersebut bermula dari permintaan YPK PLN yang membutuhkan dukungan sarana dan prasarana untuk pengembangan ITPLN, terutama dalam rangka meningkatkan akreditasi ITPLN.

PLN kemudian melihat kebutuhan tersebut tidak hanya dari perspektif YPK PLN dan ITPLN, tetapi juga dari kepentingan PLN sebagai pendiri YPK PLN sekaligus bagian dari ekosistem ketenagalistrikan nasional.

Khaerullah mengatakan peningkatan akreditasi membutuhkan penguatan berbagai aspek, termasuk kualitas dan ketersediaan sarana serta prasarana pendidikan.

Dari sisi PLN, ucapnya, pemanfaatan aset tersebut juga memberikan manfaat bagi perusahaan. Salah satunya adalah optimalisasi aset agar properti yang dimiliki tidak sekadar tercatat dalam pembukuan, tetapi dapat didayagunakan dan memberikan nilai tambah.

"Melalui skema kerja sama tersebut, PLN memperoleh kompensasi dalam bentuk imbal guna sebesar Rp267,35 miliar. Dana tersebut akan digunakan untuk pemeliharaan objek perjanjian. Pemanfaatan aset ini tetap memberikan nilai ekonomis bagi PLN sekaligus mendukung prinsip optimalisasi aset perusahaan," ungkap Khaerullah.

Selain nilai ekonomis, kerja sama tersebut dinilai dapat meningkatkan pengamanan aset. Aktivitas pemanfaatan yang resmi dan berkelanjutan membuat aset PLN di Duri Kosambi lebih terjaga dari sisi penggunaan, operasional, dan pemeliharaan.

Berita Terkait