Ragam

Mimpi Anak Papua Kuliah di ITPLN, Ingin Bawa Terang ke Kampung Halaman

Perjuangan Hendrikus Hari dari Mappi, Papua, kuliah di ITPLN lewat beasiswa demi mewujudkan mimpi membangun kelistrikan di daerahnya.

Mimpi Anak Papua Kuliah di ITPLN, Ingin Bawa Terang ke Kampung Halaman
Perjuangan Hendrikus Hari dari Mappi, Papua, kuliah di ITPLN lewat beasiswa demi mewujudkan mimpi membangun kelistrikan di daerahnya.

Kalimat itu terdengar sederhana. Namun, bagi Hendrikus, pendidikan menjadi jalan untuk membuka peluang yang lebih besar bagi keluarganya.

Ia tidak melupakan dari mana dirinya berasal. Kehidupan orang tuanya yang bekerja sebagai petani dan berkebun menjadi salah satu alasan mengapa ia ingin berjuang lebih jauh.

Di tanah kelahirannya, keluarganya mengandalkan pekerjaan berkebun dan bertani. Tanaman yang dikelola antara lain sayuran dan ubi.

Kini, ia harus belajar hidup jauh dari keluarga. Jakarta menjadi tempat baru yang sebelumnya hanya ada dalam bayangan.

Menatap Masa Depan

Hendrikus belum mengetahui secara pasti seperti apa jalan yang akan ditempuh setelah menyelesaikan pendidikan. Namun, ia memiliki gambaran besar mengenai masa depannya.

Salah satu cita-citanya adalah bekerja di PLN. Ia ingin memperoleh pengalaman dan ilmu yang cukup sebelum suatu hari kembali berkontribusi bagi daerah asalnya.

"Saya akan menjadi pegawai PLN," ujarnya.

Namun, cita-cita Hendrikus tidak berhenti di sana. Dengan gaya khasnya, ia bahkan menyebut ingin menjadi pemimpin di perusahaan energi suatu saat nanti.

"Satu saat," katanya.

Di balik cita-cita yang terdengar tinggi itu, ada keinginan yang tetap sama: membangun. Hendrikus ingin pendidikan yang ditempuhnya di ITPLN tidak berhenti sebagai gelar akademik. Ia ingin ilmu tersebut menjadi bekal untuk membantu pemerintah daerah dan masyarakat Mappi.

Kepada Pemerintah Kabupaten Mappi yang telah memberinya kesempatan kuliah, Hendrikus menyampaikan rasa terima kasih.

"Terima kasih kepada Bapak-Ibu dan mungkin rasa bersyukur kepada orang tua yang sudah membesarkan saya untuk meraih cita-cita atau kesuksesan yang saya suka," ucapnya.

Dari sebuah kampung di Papua menuju kampus teknologi di Jakarta, perjalanan Hendrikus baru saja dimulai. Ia datang membawa cerita tentang jarak, keluarga, dan perjuangan. Namun, lebih dari itu, ia membawa sebuah mimpi: suatu hari pulang ke tanah kelahiran dengan ilmu yang dapat mengubah gelap menjadi terang.

Berita Terkait