Ragam

Hutama Karya Dukung Gerakan Nasional Zero ODOL Melalui Kampanye Selamat Sampai Tujuan (SETUJU)

Menyelaraskan semangat "Terhubung Melayani, Bergerak untuk Negeri", PT Hutama Karya (Persero) tak main-main dalam memerangi kendaraan Over Dimension Over Loading (ODOL).

Hutama Karya Dukung Gerakan Nasional Zero ODOL Melalui Kampanye Selamat Sampai Tujuan (SETUJU)

"Oleh karena itu, kepatuhan terhadap regulasi ODOL merupakan bagian penting dalam menciptakan ekosistem transportasi yang aman, tertib, dan berkelanjutan," tambahnya.

Jadi, kepatuhan bukan sekadar aturan, tapi demi keselamatan bersama dan kelestarian aset negara.

Data Mengejutkan: Ratusan Kendaraan Melanggar, Ribuan Terdeteksi

Upaya pengawasan ketat Hutama Karya membuahkan hasil.

Selama periode Januari hingga Juli 2026, melalui pelaksanaan Operasi ODOL yang intensif, Hutama Karya berhasil menjaring 1.280 kendaraan angkutan barang.

Dari jumlah tersebut, angka yang memuaskan adalah 775 kendaraan ternyata sudah memenuhi ketentuan dimensi dan muatan.

Namun, ada pula 505 kendaraan yang terindikasi melanggar ketentuan ODOL.

Kendaraan-kendaraan bermasalah ini pun langsung ditindaklanjuti sesuai dengan peraturan yang berlaku.

Operasi ODOL ini tidak dilakukan sembarangan, melainkan menyasar berbagai ruas tol strategis yang dikelola Hutama Karya.

Ruas-ruas tol yang menjadi fokus antara lain Jalan Tol Binjai–Langsa, Indrapura–Kisaran, Kuala Tanjung–Tebing Tinggi–Parapat, Pekanbaru–XIII Koto Kampar, Palembang–Indralaya, Indralaya–Prabumulih, Padang–Sicincin, JORR Seksi S, dan Akses Tanjung Priok.

Tak hanya mengandalkan operasi lapangan, Hutama Karya juga memperkuat lini pertahanan dengan teknologi.

Penerapan sistem Weigh in Motion (WIM) menjadi andalan lain dalam upaya preventif.

Sistem canggih ini mampu mendeteksi kendaraan yang berpotensi melanggar aturan.

Selama periode yang sama (Januari–Juli 2026), sistem WIM berhasil mengidentifikasi sebanyak 342.748 kendaraan angkutan barang yang terindikasi tidak memenuhi ketentuan dimensi dan/atau muatan.

Angka yang sangat fantastis ini menunjukkan betapa masifnya potensi pelanggaran ODOL di jalan tol kita.

Berita Terkait