Ragam

Jelang Penutupan PMB, Pelajar Mappi Berbondong-bondong Kuliah di ITPLN

Puluhan pelajar Mappi kuliah di ITPLN lewat Program Seribu Sarjana, dengan dukungan penuh pemerintah untuk mencetak SDM unggul.

Jelang Penutupan PMB, Pelajar Mappi Berbondong-bondong Kuliah di ITPLN
Puluhan pelajar Mappi kuliah di ITPLN lewat Program Seribu Sarjana, dengan dukungan penuh pemerintah untuk mencetak SDM unggul.

"Anak-anak tugasnya belajar saja," tegas Nikodemus.

Nikodemus berharap para pelajar Mappi yang kini menempuh pendidikan di luar daerah dapat menjaga diri dan fokus menyelesaikan kuliah. Ia mengingatkan agar para mahasiswa tidak melakukan tindakan yang dapat merugikan diri sendiri maupun peserta program lainnya.

"Semoga dia belajar dan jangan bikin ulah di sini, karena kalau bikin ulah berarti yang dirugikan adik-adik ke depannya," ujar Nikodemus.

Sementara itu, Wakil Rektor III ITPLN Bidang Kemahasiswaan, Purnomo, ST.,MT., menyambut kedatangan puluhan pelajar asal Kabupaten Mappi tersebut sebagai bagian dari upaya memperluas akses pendidikan tinggi bagi putra-putri daerah. Kehadiran mereka di ITPLN sekaligus menjadi kesempatan untuk mempertemukan kebutuhan pembangunan daerah dengan pendidikan berbasis teknologi dan energi.

"Alhamdulillah, anak-anak kita dari Kabupaten Mappi kemarin datang 22 orang ke Kampus ITPLN dengan selamat. Sisanya nanti akan datang bertahap karena keterbatasan penerbangan, akan datang hari ini 20 peserta dan tanggl 8,9,10 masing-masing kloter sekitar 20 peserta," katanya.

Purnomo menekankan pentingnya lingkungan kampus dalam membantu mahasiswa dari daerah beradaptasi dengan kehidupan akademik. Para mahasiswa diharapkan tidak hanya mengejar capaian akademik, tetapi juga membangun kompetensi dan karakter selama menempuh pendidikan di ITPLN.

Menurut Purnomo, kehadiran mahasiswa asal Mappi juga memperkuat komitmen ITPLN dalam menyiapkan sumber daya manusia yang memiliki kompetensi di bidang teknologi dan ketenagalistrikan. Setelah menyelesaikan pendidikan, mereka diharapkan mampu membawa pengetahuan tersebut untuk berkontribusi bagi pembangunan daerah asal.

Berita Terkait