Begitu menerima laporan adanya kebakaran kapal, Kantor SAR Kelas A Surabaya langsung mengaktifkan operasi penyelamatan dengan mengerahkan KN SAR 249 Permadi beserta personel penyelamat menuju titik kejadian.
Proses evakuasi berlangsung secara intensif dengan melibatkan berbagai unsur, mulai dari Basarnas, TNI AL, instansi pemerintah, hingga kapal-kapal yang berada di sekitar lokasi.
Hingga saat ini, pihak berwenang masih memfokuskan perhatian pada proses penyelamatan korban.
Penyebab pasti kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2 belum diumumkan secara resmi dan masih menunggu hasil penyelidikan dari instansi terkait.
Investigasi akan dilakukan setelah seluruh proses evakuasi selesai untuk memastikan penyebab munculnya api, kronologi lengkap kejadian, serta mengevaluasi aspek keselamatan pelayaran.
Operasi Pencarian Terus Berlanjut
Basarnas memastikan operasi pencarian terhadap 41 penumpang dan awak kapal yang masih belum ditemukan akan terus dilanjutkan.
Seluruh unsur SAR gabungan tetap disiagakan hingga seluruh korban berhasil ditemukan sesuai data manifes.
Pemerintah juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi dan menunggu perkembangan resmi dari Basarnas maupun instansi terkait. (*)