Nasional . 01/08/2026, 15:34 WIB

BPJS Defisit, Pemerintah Siapkan Suntikan Rp20 Triliun

Penulis : Mihardi
Editor : Mihardi

Ia mengungkapkan, jumlah peserta BPJS Kesehatan saat ini mencapai sekitar 285 juta orang. Namun, sebanyak 54 juta peserta berstatus tidak aktif, termasuk sekitar 23 juta peserta yang masih menunggak pembayaran iuran.

Menurut Prihati, BPJS Kesehatan melayani hampir dua juta transaksi pelayanan setiap hari. Di sisi lain, kebutuhan biaya pelayanan mencapai sekitar Rp16 triliun per bulan, sementara penerimaan iuran hanya berkisar Rp14 triliun sehingga masih terjadi kekurangan sekitar Rp2 triliun setiap bulan.

"Dalam 1 bulan 16 triliun. Memang masuknya 14 triliun, kurang 2 triliun tiap bulan," beber Prihati.

"Tapi ingat kalau 54 juta tadi membayar di kelas 3 aja, 54 juta kali 42.000 itu 2 triliunan lebih. Jadi, seandainya membayar semua, impas, tidak perlu defisit," papar Jenderal Purnawirawan TNI Bintang Dua ini.

Karena itu, Prihati mengajak masyarakat, khususnya peserta mandiri, untuk rutin membayar iuran agar status kepesertaan tetap aktif. Ia menambahkan, bagi pekerja formal mekanisme pembayaran iuran sudah berjalan otomatis melalui potongan gaji, dengan porsi 1 persen ditanggung pekerja dan 4 persen dibayarkan oleh pemberi kerja.

Rivansky Pangau/Disway

           

Network;
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNPos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com

           

Network:
FinNews.id   |  Radarpena.co.id   |  IKNPos.id