Istana Buka Suara usai Survei Prabowo Anjlok ke 51 Persen

fin.co.id - 31/07/2026, 16:38 WIB

Istana Buka Suara usai Survei Prabowo Anjlok ke 51 Persen

Istana tegaskan Presiden Prabowo belum berencana reshuffle Kabinet Merah Putih.

fin.co.id – Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menanggapi hasil survei terbaru Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) yang mencatat tingkat kepuasan publik terhadap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto berada di angka 51 persen.

Prasetyo menegaskan sejak awal pemerintah tidak pernah menjadikan hasil survei sebagai tujuan utama dalam menjalankan roda pemerintahan. Menurutnya, seluruh kebijakan yang diambil tetap berfokus pada kepentingan masyarakat.

"Sedari awal selalu kita sampaikan bahwa kita bekerja bukan dalam rangka mencari survei," kata Prasetyo, Jumat, 31 Juli 2026.

Politikus Partai Gerindra itu menyampaikan bahwa seluruh program yang dijalankan Presiden Prabowo bersama jajaran kementerian dan lembaga disusun untuk memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, bukan demi meningkatkan tingkat kepuasan dalam survei.

"Kami meyakini bahwa apa yang kita kerjakan, program yang diputuskan oleh Bapak Presiden, program yang sekarang dikerjakan oleh seluruh kementerian dan lembaga, memang semua berorientasi untuk kepentingan masyarakat," ujarnya.

Prasetyo memastikan pemerintah tidak akan mengubah arah kebijakan hanya karena adanya dinamika hasil survei. Ia menilai ukuran keberhasilan pemerintahan akan terlihat dari dampak program yang dirasakan langsung oleh masyarakat.

"Kami tidak pernah bekerja untuk mengejar sebuah survei. Tapi dari yang kita kerjakan, kita yakin rakyat akan bisa menerima semua yang kita jalankan," jelasnya.

Lebih lanjut, ia menerangkan bahwa berbagai program yang saat ini dijalankan merupakan bagian dari realisasi janji kampanye Presiden Prabowo sekaligus upaya mewujudkan Indonesia yang lebih maju, mandiri, dan sejahtera.

Menurut Prasetyo, pemerintah terus mempercepat pelaksanaan sejumlah program strategis nasional, di antaranya penguatan ketahanan pangan, ketahanan energi, percepatan industrialisasi, hingga kebijakan hilirisasi.

"Semua yang kita jalankan merupakan janji kampanye dan cita-cita kita bersama sebagai bangsa dan negara yang ingin maju, ingin sejahtera, mandiri dalam berbagai bidang, di antaranya pangan, kemudian energi, industrialisasi kita kejar, hilirisasi kita kejar," tuturnya.

Sebelumnya, SMRC merilis hasil survei yang menunjukkan tingkat kepuasan publik terhadap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto berada di level 51 persen. Angka tersebut menjadi perhatian karena mengalami penurunan dibandingkan hasil survei pada periode sebelumnya.

Jika diinginkan, saya juga bisa membuat versi yang lebih tajam dengan gaya portal berita nasional agar CTR lebih tinggi namun tetap faktual.

Anisha Aprilia/Disway

Mihardi
Mihardi
Penulis

Redaktur FIN.CO.ID