Marwan Jafar Minta Pengganti Perry Warjiyo Jaga Independensi dan Kredibilitas BI

fin.co.id - 29/07/2026, 17:54 WIB

Marwan Jafar Minta Pengganti Perry Warjiyo Jaga Independensi dan Kredibilitas BI

Anggota Komisi XI DPR RI Marwan Jafar meminta pemerintah memastikan calon pengganti Perry Warjiyo sebagai Gubernur Bank Indonesia (BI) memiliki integritas, kompetensi, serta mampu menjaga independensi bank sentral.

fin.co.id - Anggota Komisi XI DPR RI Marwan Jafar meminta pemerintah memastikan calon pengganti Perry Warjiyo sebagai Gubernur Bank Indonesia (BI) memiliki integritas, kompetensi, serta mampu menjaga independensi bank sentral.

Menurut Marwan, independensi BI merupakan salah satu pilar utama dalam menjaga stabilitas ekonomi nasional sekaligus mempertahankan kepercayaan pelaku pasar dan investor.

Ia menilai keputusan Perry Warjiyo mengundurkan diri sebagai Gubernur BI patut dihormati. Namun, proses penunjukan pengganti harus dilakukan secara hati-hati dengan mengutamakan kepentingan nasional.

"Keputusan Perry Warjiyo untuk mengundurkan diri harus dihormati. Siapa pun yang terpilih menjadi Gubernur Bank Indonesia harus mampu menjaga independensi bank sentral sebagaimana diamanatkan undang-undang. Independensi Bank Indonesia bukan sekadar prinsip kelembagaan, tetapi prasyarat agar kebijakan moneter dapat diambil secara objektif," kata Marwan kepada wartawan, Rabu, 29 Juli 2026.

Politikus PKB ini menegaskan, independensi BI perlu dijaga agar setiap kebijakan moneter dapat dirumuskan secara profesional tanpa dipengaruhi kepentingan politik jangka pendek. Dengan demikian, bank sentral dapat menjalankan fungsinya menjaga stabilitas nilai tukar rupiah sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

"BI sebagai bank sentral mempunyai peran vital untuk memastikan pengelolaan moneter dikelola secara profesional demi stabilitas ekonomi sehingga target pertumbuhan ekonomi dicapai secara berkualitas," ujarnya.

Marwan juga mengingatkan, kredibilitas Bank Indonesia menjadi salah satu faktor penting yang diperhatikan pelaku pasar maupun investor dalam menilai kondisi ekonomi Indonesia.

Menurutnya, apabila independensi bank sentral terganggu, dampaknya dapat meluas, mulai dari meningkatnya gejolak di pasar keuangan, tekanan terhadap nilai tukar rupiah, hingga menurunnya kepercayaan investor global terhadap perekonomian nasional.

Karena itu, ia menegaskan proses pemilihan Gubernur BI definitif harus mengedepankan profesionalisme, integritas, serta kemampuan yang memadai.

"Karena itu, proses pemilihan gubernur definitif harus mengedepankan profesionalisme, integritas, kompetensi, dan kepentingan nasional. Sosok yang dipilih harus mampu menjaga kredibilitas Bank Indonesia di mata masyarakat maupun pelaku ekonomi global," tegasnya.

Anisha Aprilia/Disway 

Mihardi
Mihardi
Penulis

Redaktur FIN.CO.ID