Megapolitan . 29/07/2026, 20:46 WIB
fin.co.id - Pemerintah Mongolia secara resmi membuka kesempatan emas bagi warga DKI Jakarta untuk meniti karier di luar negeri. Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi (Disnakertransgi) Provinsi DKI Jakarta mengonfirmasi ketersediaan kuota pekerjaan yang mencapai ribuan posisi tersebut.
"Sekarang Mongolia sudah membuka kesempatan untuk warga DKI Jakarta untuk bekerja di Mongolia, jadi lowongan kerjanya sekitar 8.000 orang," kata Kepala Bidang Penempatan Tenaga Kerja Disnakertransgi DKI Jakarta Taufik dalam pembukaan Jakarta Timur Career Fest dan Bazaar 2026 Gelombang I di GOR Ciracas, Jakarta Timur, Selasa, 28 Juli 2026.
Taufik menilai kesempatan ini hadir sebagai salah satu opsi strategis bagi masyarakat Jakarta untuk memperoleh pekerjaan di luar negeri di tengah kondisi pasar kerja yang masih menghadapi tantangan. Pihaknya mengantongi informasi peluang kerja internasional ini setelah menerima kunjungan perwakilan Mongolia pada pekan lalu.
Meskipun kuota telah tersedia, proses perekrutan tidak langsung bergulir hari ini. Disnakertransgi DKI Jakarta menegaskan bahwa tahapan perekrutan masih menanti legalitas dan izin resmi dari lembaga berwenang.
"Dan saat ini sedang menunggu surat izin perekrutan dari KP2MI, dan September ini akan menempatkan," ujarnya.
Taufik menambahkan bahwa peluang kerja internasional saat ini memang terbuka sangat lebar. Masyarakat Jakarta bisa memanfaatkan kesempatan ini sebagai alternatif nyata dalam mencari mata pencaharian.
"Jadi teman-teman pencari kerja, ini kesempatan, bukan kami mengarahkan pencari kerja untuk bekerja ke luar negeri, tetapi memang saat ini dengan kondisi perekonomian kita saat ini, dan memang peluang kerja di luar negeri memang memungkinkan," jelas Taufik.
Salah satu bidang yang menjadi prioritas bagi tenaga kerja asal Indonesia di Mongolia yaitu sektor perhotelan. Pemprov DKI mengantongi rincian penawaran finansial yang cukup kompetitif untuk posisi di bidang tersebut, di mana pekerja berhak menerima gaji sekitar 500 hingga 900 dolar AS.
Besaran gaji tersebut menjadi magnet utama bagi para pencari kerja yang berminat menjajaki karier di level internasional. Kendati demikian, calon pekerja wajib memenuhi seluruh kualifikasi dan standar kompetensi yang ditentukan sebelum berangkat menuju negara tujuan.
Guna memastikan para pekerja siap bersaing, Pemprov DKI Jakarta menjalin sinergi erat bersama Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI). Langkah kolaborasi ini berfokus pada peningkatan kapasitas Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI).
Program pelatihan tersebut mencakup penguatan keterampilan teknis sesuai bidang pekerjaan serta penguasaan bahasa asing. Pembekalan ini krusial mengingat calon pekerja tidak cuma dituntut menguasai keahlian teknis, tetapi juga harus mampu berkomunikasi secara lancar di lingkungan kerja luar negeri.
"Jadi kami ada kerja sama dengan KP2MI untuk peningkatan kapasitas CPMI sendiri, baik itu peningkatan skill (keterampilan) tekniknya maupun peningkatan dalam penguasaan bahasa," ujarnya.
Network;
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media
Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210
Telephone: 021-2212-6982
E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id