-
Pengaturan arus lalu lintas menuju pelabuhan.
-
Optimalisasi area parkir kendaraan.
-
Kesiapan armada kapal penyeberangan.
-
Percepatan proses bongkar muat.
-
Penerapan buffer zone sebagai lokasi penampungan kendaraan.
-
Pola operasional Tiba Bongkar Berangkat (TBB).
Melalui sistem tersebut, kepadatan kendaraan dapat dikendalikan sehingga waktu tunggu penumpang menjadi lebih singkat.
Selain persoalan kepadatan kendaraan, Korlantas juga memberikan perhatian khusus terhadap potensi cuaca ekstrem yang kerap terjadi pada penghujung tahun.
Hujan deras, angin kencang, hingga gelombang tinggi berpotensi mengganggu jadwal pelayaran serta meningkatkan risiko kemacetan di kawasan pelabuhan.
Karena itu, seluruh pihak diminta menyusun skenario mitigasi agar pelayanan transportasi tetap berjalan apabila terjadi gangguan cuaca.
Baca Juga
"Kami berharap pola pengamanan dan sistem yang sudah berjalan baik ini dapat terus dipertahankan dan disempurnakan untuk menghadapi Operasi Nataru maupun Operasi Ketupat mendatang. Namun kita juga harus mengantisipasi tantangan cuaca ekstrem yang kerap terjadi pada akhir tahun," kata Wibowo.
ASDP Apresiasi Dukungan Korlantas Polri
Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry, Heru Widodo, menyampaikan apresiasi kepada Korlantas Polri yang selama ini terus mendukung kelancaran operasional penyeberangan.
Menurutnya, keberhasilan pelayanan kepada masyarakat tidak hanya bergantung pada kesiapan kapal dan pelabuhan, tetapi juga pengaturan lalu lintas yang dilakukan aparat kepolisian.
Ia menilai sinergi antarlembaga menjadi faktor utama dalam menciptakan perjalanan yang aman dan lancar.
"Keberhasilan pelayanan penyeberangan merupakan hasil kerja bersama. Ke depan sinergi ini harus terus diperkuat, terutama menghadapi Nataru dan Idul Fitri yang menjadi agenda nasional dengan mobilitas masyarakat yang sangat tinggi," ujar Heru.
Ketapang-Gilimanuk Masih Jadi Titik Krusial
Dalam kesempatan tersebut, Heru juga menyoroti kondisi lintasan Ketapang-Gilimanuk yang kini mengalami peningkatan kepadatan, bahkan tidak hanya saat musim liburan.
Menurutnya, pertumbuhan kendaraan yang melintas di jalur tersebut membuat pemerintah bersama ASDP harus menyiapkan berbagai solusi jangka panjang.