Sport . 28/07/2026, 23:10 WIB
fin.co.id — Era baru sepak bola Prancis resmi dimulai. Mantan manajer Real Madrid, Zinedine Zidane, telah dikonfirmasi sebagai pelatih kepala tim nasional Prancis.
Penunjukan figur legendaris ini menandai akhir perjalanan Didier Deschamps. Didier Deschamps, manajer terlama Prancis, mengakhiri masa jabatannya selama 14 tahun setelah tim nasional Prancis tersingkir di semifinal Piala Dunia 2026 oleh Spanyol.
Langkah Federasi Sepak Bola Prancis membawa Zidane kembali ke lapangan hijau tentu menarik perhatian dunia. Zidane, pemenang Piala Dunia bersama Prancis pada tahun 1998, telah absen dari dunia kepelatihan sejak meninggalkan Real Madrid untuk kedua kalinya sebagai pelatih kepala pada tahun 2021.
Pria berusia 54 tahun ini, yang secara luas dianggap sebagai pemain terbaik Prancis, akan menandatangani kontrak yang akan membuatnya memimpin tim nasional Prancis melalui kualifikasi Piala Dunia 2030.
Setelah ditunjuk, ia mengatakan bahwa memimpin tim nasional Prancis setelah finis di peringkat keempat Piala Dunia adalah "sumber kebanggaan yang besar".
"Saya sering mengatakan ini: tidak ada yang lebih hebat dari tim nasional Prancis. Jadi, ini adalah suatu kegembiraan dan tentu saja sumber kebanggaan besar untuk menjadi manajer tim nasional Prancis ini," tambahnya.
"Ini juga sebuah tanggung jawab. Saya ingin berterima kasih kepada presiden [Federasi Sepak Bola Prancis] Philippe Diallo, komite eksekutif, dan Federasi Sepak Bola Prancis atas kepercayaan mereka dan mengakui 14 tahun pengabdian dari Didier dan stafnya.
"Saya juga memiliki ucapan khusus hari ini untuk semua pelatih saya." "Tak perlu dikatakan lagi, saya memiliki ambisi besar untuk tim nasional Prancis."
Presiden Federasi Sepak Bola Prancis menyambut hangat kehadiran sang juru taktik papan atas ini. Diallo menggambarkan pelatih kepala baru itu sebagai "legenda" sepak bola Prancis.
"Pengangkatan Zinedine Zidane sebagai pelatih kepala tim nasional Prancis adalah sumber kebanggaan yang luar biasa bagi Federasi Sepak Bola Prancis," katanya.
"Ini menandai pertemuan antara seorang legenda dalam sejarah Les Bleus, yang telah menjadi salah satu pelatih paling berprestasi dan dihormati di generasinya, dan sebuah tim dengan potensi langka, yang didorong oleh ambisi tertinggi."
Tugas Zidane tentu tak ringan karena ia harus melanjutkan tradisi juara yang sudah terbangun kokoh. Pendahulu Zidane, Deschamps, memimpin Prancis ke tiga final besar selama 14 tahun kepemimpinannya, membantu negara itu meraih kesuksesan Piala Dunia kedua mereka dengan kemenangan pada tahun 2018.
Network;
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media
Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210
Telephone: 021-2212-6982
E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id