Pernyataan tersebut menjadi sinyal bahwa pemerintah ingin memberikan kepastian kepada pasar agar tidak muncul kekhawatiran berlebihan terhadap dinamika pergantian pimpinan bank sentral.
Purbaya menambahkan, koordinasi antara pemerintah, Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), serta KSSK akan terus diperkuat.
Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan stabilitas sistem keuangan nasional tetap terjaga di tengah perubahan kepemimpinan di Bank Indonesia.
Pemerintah juga berkomitmen menjaga sinergi kebijakan fiskal dan moneter agar tetap mampu mendukung pertumbuhan ekonomi sekaligus mengendalikan risiko yang berasal dari dinamika global maupun domestik. (*)